Karimun, Potretnusantara.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah, membuka secara resmi Pelatihan dan Sertifikasi Juru Las 3G SMAW tahun anggaran 2025, bertempat di Hotel 21 Tanjung Balai Karimun. Rabu, (9/7/2025).
Kegiatan pelatihan Juru Las 3G SMAW ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun bekerja sama dengan LPK Catur Laskar Mulia.
Pelatihan ini diikuti oleh lima belas peserta yang berasal dari beberapa kecamatan di wilayah kabupaten Karimun. Mereka akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pengelasan 3G SMAW (Shielded Metal Arc Welding) yang sangat dibutuhkan di industri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah menerangkan pelatihan welder 3G (Plate) SMAW ini adalah program Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mempersiapkan juru las dengan posisi dan tipe joint 3G (Plate) SMAW yang kompeten di perusahaan.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi guna melengkapi persyaratan sebagai juru las yang diakui secara nasional karena dibuktikan dengan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh BNSP agar efektivitas, efisiensi dan produktivitas kerja meningkat serta keselamatan kerja dalam pekerjaan pengelasan lebih terjamin,” ujar Ruffindy.
Ruffindy menegaskan, Disnaker Kabupaten Karimun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal melalui pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Pelatihan ini dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas pekerjaan pengelasan di Kabupaten Karimun. Dengan demikian, industri di Karimun dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik,” ungkapnya.
Lanjut, menurut Ruffindy, pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka, sehingga mereka dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif,” harapnya.
Sementara itu, Kabid Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun Armansyah mengatakan, penyelenggaraan kegiatan pelatihan las 3G SMAW ini dilakukan selama 10 hari, dimulai pada tanggal 9 Juli 2025 sampai dengan tanggal 18 Juli 2025.
“Pelaksanaan teori dilakukan selama 4 hari dan praktek lapangan dilakukan selama 5 hari. Kemudian, ujian tertulis diawasi oleh BNSP melalui zoom dan ujian praktek lapangan,” jelas Armansyah.
Ia menambahkan, dalam pelatihan ini instruktur berasal dari Kementerian Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri dan praktisi yang berkompeten di bidangnya.
“Metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan praktek lapangan,” katanya. (Ery)










