KARIMUN, Potretnusantara.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan pembukaan Training Centre (TC) sebagai pusat pelatihan Santri -Santriwati Kabupaten Karimun yang akan mengikuti Perlombaan Baca Quran atau biasa disebut dengan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Tahun 2020 di Gedung Nasional, Senin (14/9).
Para Santri – Santriwati berjumlah 52 orang tersebut akan di inapkan di Hotel Karimun City selama 14 – 18 September untuk menjalani bimbingan dan pelatihan menjelang perlombaan pada tanggal 18 – 23 September 2020.
Cabang yang diandalkan untuk perlombaan nanti antara lain Tahfidz, Tilawah, termasuk Syahril, Fahmil, serta Tafsir. Target kemenangan dalam Musabaqah ingin menjadi yang terbaik.
” Tapi semua itu kita serahkan kepada proses dikarenakan sistem sekarang yang transparan,”Kata Rafiq saat menyampaikan Pidato Training Centre bagi Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Gedung Nasional, Senin (14/9).
Diketahui Para Kafilah akan diberangkatkan menggunakan Kapal Kurnia menuju Tanjung Pinang pada tanggal 14 September dan pelepasan dilakukan tanggal 18 September 2020 pukul 6.30 WIB di Kediaman Rumah Dinas Bupati.
“Para pendamping Training Centre (TC) juga harus di rapid tes, Untuk itu kepada Pak Asisten mohon melapor ke Dinas Kesehatan agar pendamping tidak di takutkan untuk tertular, karena saat ini orang positif juga tanpa gejala, agar situasi yang sedang tidak aman ini tetap terjaga.” Ujar Rafiq
Rafiq mengatakan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun ini pemerintah tidak datangkan pembina luar untuk tingkat nasional sebagai pemimbing kafilah yang akan bertanding demi menjaga situasi pandemi agar lebih berhati – hati.
“Kegiatan pelatihan kafilah karimun pada MTQ VIII tingkat provinsi Kepulauan Riau di Tanjung Pinang 2020, Kami sangat berharap dapat meningkatkan mutu dan dapat dijaga.” Ucap Ketua DPRD Karimun Yusuf Sirat (14/9).
Rafiq berharap kepada seluruh kafilah agar dapat mengikuti perlombaan dengan baik dengan tetap menggunakan protokol kesehatan secara disiplin bergabung dengan Kafilah Luar Daerah mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun ini. karena saat ini Tanjung Pinang sedang zona merah, begitu juga Bintan, serta Kota Batam.
“Untuk kepada Kafilah yang menginap di Hotel, Saya ingatkan agar dapat pengawalan yang ketat dari sisi protokol kesehatan, dan juga dari awal berangkat sampai pulang ke Karimun, serta jangan jajan dan makan di sembarangan luar tempat, semua harus konsentrasi di tempat penginapan selama empat hari ini.” Pungkas Rafiq
sonithayolla










Discussion about this post