LINGGA, Potretnusantara.id-Gubernur Kepulauan Riau, H Nurdin Basirun memiliki kiat dan cara tersendiri dalam melakukan pembangunan pribadi yang berkarakter dan berbudi luhur bagi generasi muda khususnya bagi anak-anak di Kepulauan Riau. Nurdin menginginkan adanya perubahan tersebut dengan memberikan contoh dan tauladan kepada anak-anak sehingga mereka terdorong untuk melakukan yang terbaik
Hal ini disampaikan Nurdin saat melangsungkan majelis magrib dan isya di Masjid Al Mubaraq Bukitkabung dan safari subuh di Surau Babul Ikhlas, Dabosingkep dalam rangkaian kunjungan ke Kabupaten Lingga bersama Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kadis Pendidikan Muhammad Dali, Kasispora Maifrizon, dan anggota DPRD Kepri Tawarich
“Kita ingin kesadaran tinggi itu timbul dari generasi muda. Kalau untuk ibadah tak perlu pakai komando, harus ada kesadaran tinggi karena Allah,” kata Nurdin dalam rangkaian safari ke masjid-masjid di Dabo, Rabu (25/7)
Meski begitu, Nurdin memang berpesan kaum muda harus terus ke masjid. Diakui Nurdin, cukup berat untuk menunaikan shalat subuh berjamaah ke masjid atau surau. Namun jika sudah terbiasa, kenikmatan yang akan dirasakan.
Nurdin pun mendorong orang tua untuk menitipkan anak-anaknya mengenyam pendidikan di pesantren. Kata Nurdin, biarlah menangis sekarang daripada nanti. Jangan berat berpisah sama anak karena masuk pesantren saat ini.
“Jadi biarlah kita nangis sekarang tapi ke depan anak kita jadi berhasil. Untuk dunia dan bekal ke akhirat,” kata Nurdin.
Menurut Nurdin, generasi muda menjadi penggerak untuk banyak aktivitas. Karena itu, mereka harus dibekali dengan pendidikan agama yang kuat. Supaya karakter dan mental spritual mereka semakin bagus.
humas/red











Discussion about this post