NATUNA,Potretnusantara.Id – Pertalite hadir di Kabupaten Natuna sebagai bahan bakar Minyak (BBM) memiliki kandungan Research Octane Number (RON) 90 dan lebih besar dari premium. Untuk harga masih sama dengan premium yaitu seharga 6.450 per liternya terhitung mulai tanggal 24 Oktober 2021.
Haris Yanuanza Communication & Relations Pertamina Patra Niaga Sumbagut,katakan, Pertamina berencana terus memperluas wilayah pelaksanaan Program Langit Biru (PLB) dengan menghadirkan BBM Pertalite menerapkan harga khusus bagi pengguna roda dua, roda tiga, angkutan kota dan taksi berplat nomor warna kuning. Diterapkan di beberapa wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diantaranya di Kabupaten Natuna juga masih menerapkan harga yang sama dengan premium.
“Saat ini Harga sama dengan Premium,6.450 per liternya,” ucap Haris kepada Potret Nusantara.id (27/10).
Namun, Haris juga mengakui, adanya perbedaan harga penjualan di SPBU Retail yang terletak di jalan Datuk Kaya Wan Mohamad Benteng, Ranai,Natuna,dimana harga Pertalite lebih mahal 400 rupiah dari SPBU Kompak.
“Untuk saat ini, Terkait harga, pertamina akan terus melakukan evaluasi program ini,” tambah Haris.
Landasan dari PLB Menindaklanjuti Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.P.20/MenLHK/Setjen/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.
Haris menjelaskan,manfaat dari Program PLB,merupakan upaya pengendalian pencemaran udara dengan mengurangi emisi gas buang terutama yang bersumber dari kendaraan agar kualitas udara bersih lebih terjaga.
“Melalui harga khusus, kami mengajak pengendara mendapatkan pengalaman menggunakan BBM berkualitas, seperti mesin kendaraannya lebih awet dan bertenaga,”paparya
Melalui PLB, masyarakat didorong menggunakan Pertalite dengan angka RON 90 yang sesuai dengan spesifikasi mesin modern ketimbang Premium dengan angka RON 88 dengan kandungan sulfur yang tinggi.
Pertalite merupakan BBM berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. Selain itu, BBM berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan, serta lebih irit konsumsi BBM karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna.
kalit










