KARIMUN, Potretnusantara.id – ARAH Jilid Dua, adalah pasangangan calon Petahana Aunur Rafiq-Anwar Hasyim. ARAH Jilid Dua yang didukung oleh 10 Partai Politik bersama Tim Relawan pada pagi harinya menggelar deklasi bersama di Pos Koalisi, di Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun.
Usai menggelar deklarasi, ARAH Jilid Dua sebelum mendaftarakan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun di jalan Poros, ARAH Jilid Dua bersama Tim Koalisi Partai serta para relawan mengikuti Sholat Jumat di Masjid Ibadurrahman, Jalan A Yani, Kecamatan Karimun.
Selanjutnya, ARAH Jilid Dua diarak oleh tim koalisi dari 10 partai bersama relawan menggunakan motor antik dengan menggunakan kemeja putih yang memiliki arti adil dari berbagai warna partai pengusung dan tidak menonjolkan warna salah satu partai.
Dalam kesempatan ini, Yusuf Sirat mengatakan bahwa seluruh kelengkapan berkas telah dinyatakan lengkap, dan selanjutnya pihaknya tinggal menunggu hasil verifikasi diumumkan.
“Rencana setelah ini, kita akan mempersiapkan strategi kerja kemenangan koalisi partai. Secara bersama menyusun tata cara strategi, dan tentu tidak kita sampaikan saat ini,”ujar Yusuf Sirat disela pendaftaran.
Yusuf menyampaikan bahwa masing-masing strategi mempunyai kesan yang sama. Namun, titik berat adalah dalam menjalankan roda mesin partai politik diseluruh partai koalisi untuk mencapai tujuan kemenangan.
Sementara itu, ARAH (Rafiq-Anwar Hasyim) sangat optimis memiliki perolehan 80 persen dengan landasan 24 kursi dari partai koalisi saat ini. ARAH berharap agar seluruh tim relawan bersama Partai Koalisi serta masyarakat Kabupaten Karimun memberikan restu dan berjuang bersama serta dukungan terhadap ARAH Jilid Dua.
“Kalau orang berjuang pasti optimis, dan ARAH Jilid Dua Insyaallah mudah–mudahan menang,” ucap Aunur Rafiq yang diamini oleh Anwar Hasyim.
Dari data yang dihimpun, pasangan ARAH Jilid Dua turut melampirkan hasil tes swab COVID-19 pada berkasnya dan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang hasilnya negatif.
sonithayolla











Discussion about this post