Aceh Singkil Potretnusantara.id– Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mulai melakukan perombakan kabinetnya dengan melantik sejumlah pejabat eselon II atau kepala dinas/kepala badan di Aula Setdakab Aceh Singkil, Jumat kemarin
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Sekda, perwakilan Kejari, Dandim, Polres, Ketua Mahkamah Syariah, dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Safriadi menegaskan bahwa perubahan struktur pemerintahan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja birokrasi agar lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah saat ini dituntut bekerja dalam situasi penuh tantangan. Harapan masyarakat semakin tinggi. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Harus aktif, turun ke lapangan, dan berani jemput bola,” ujar Oyon.
Ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Kinerja pejabat, kata dia, bukan hanya diukur dari rutinitas administrasi, tetapi dari hasil nyata yang dirasakan masyarakat.
“Masyarakat tidak menilai dari rapat atau laporan, tapi dari hasil kerja,” tegasnya.
Oyon juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan pemangkasan birokrasi berbelit agar pelayanan publik semakin cepat dan transparan.
Selain itu, ia meminta jajarannya memperhatikan daerah yang belum terjangkau jaringan internet, terutama di wilayah kepulauan. Ia mencontohkan wilayah Pulau Banyak Barat yang hingga kini belum memiliki pemancar internet yang memadai.
“Besok ada kunjungan Bappenas. Saya minta laporan konkret daerah-daerah yang belum terjangkau internet. Ini penting untuk mendukung program digitalisasi pendidikan yang menjadi program Presiden,” kata Oyon.
Bupati juga menekankan agar pejabat yang dilantik segera bekerja maksimal dan pejabat lama diminta menyerahkan seluruh dokumen dengan tertib.
“Jabatan ini amanah. Laksanakan dengan ikhlas. Jangan sampai karena pompa rusak, air bersih tidak mengalir,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menyebut pembangunan fisik ke depan sebagian besar akan mengandalkan dana pusat, termasuk peningkatan fasilitas dan penyambungan jaringan air PDAM.
Adapun Pejabat yang dilantik dan diambil sumpah tersebut, nama-namanya dibacakan oleh pihak BKPSDM yakni, Abdul Haris Kadis Pangan menjadi Kadis Tanaman Pangan, Holtikiltura dan Peternakan, Junaidi tetap menjabat Asisten I Pemerintahan, Erwin Sahputra sebelumnya Kadis PUPR menjadi Kadis Perikanan Aceh Singkil, Siwan yang sebelumnya menjabat Sekwan kini menjabat Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Selanjutnya, Ali Hasmi yang sebelumnya menjabat Kepala BKPSDM kini menjabat Kepala Arsip dan Pustaka, Saiful Umar yang sebelumnya menjabat Kadis Perikanan, kini menjabat Kabid Ideologi dan wawasan Kebangsaan di kantor Bakesbang, Rumadan yang sebelumnya menjabat Kepala DP3AP2KB kini menjabat Kabid Pengembnagan Syariat di Kantor Dinas Syariat Islam, Ahmad Rivai yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda kini menjabat Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dibas Perkebunan.
Endi Putra sebelumnya menjabat Kabid Aplikasi, kini menjabat Sekertaris Dinas Kominfo, Edi Salman yang sebelumnya menjabat Kasi Pendidikan dan Pelatihan kini menjabat Sekertaris BKPSDM, Mulianto yang sebelumnya menjabat Sekertaris BKPSDM kini menjabat Kabid Budaya Perikanan, Slamet Riyadi sebelumnya menjabat Analis BKPSDM kini menjabat Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM, Nur Agung yang sebelumnya Kabid Mutasi kini jabat Kabid Perlindungan dan Jaminan di Dibas Sosial.
Hafridanur yang sebelumnya menjabat Kabid Pengembangan Sumber Daya Aparatur BKPSDM kini menjabat Kabid Pemenuhan hak anak DPAP2KB, Toharuddin Sinambela yang sebelumnya menjabat Kabid Informasi Kepegawaian, kini menjabat Kabid Aplikasi Diskominfo, Muhammad Iqbal yang sebelumnya menjabat Analis BKPSDM kini menjabat Sub Keuangan Disperindag, Fifi Anggriani yang sebelumnya menjabat Subbag Umum BKPSDM kini menjabat Subbag Keuangan di DPMK, Razidun Sihotang yang menjabat Analis menjadi Subbag umum dan aset BKPSDM.
Julia










