Potretnusantara.id, Natuna–Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 1 Subi, Rabu (27/8), semakin meriah dengan hadirnya tim Basarnas Natuna yang turut memberikan edukasi penting kepada para pelajar.
Tidak hanya membahas soal hukum bersama Kejaksaan Negeri Natuna, para siswa juga mendapat wawasan tentang keselamatan dan penyelamatan dari Basarnas—lembaga yang menjadi garda terdepan dalam misi SAR di laut maupun darat.
M. Khamas Febri, rescuer Basarnas Natuna, tampil sebagai narasumber sekaligus instruktur. Ia memperkenalkan peran Basarnas serta mengajak siswa-siswi hingga tenaga pengajar untuk ikut dalam games seru tali temali.
Dengan penuh semangat, para peserta mempraktikkan teknik membuat simpul dasar seperti simpul jangkar dan simpul hidup yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan.
“Kemampuan dasar seperti membuat simpul sangat penting, karena sering dipakai saat evakuasi, terutama di laut. Dengan latihan ini, adik-adik bisa lebih siap menghadapi situasi darurat,” ujar Khamas.
Selain tali temali, Basarnas juga memberikan pengenalan tentang anatomi tubuh, khususnya titik-titik urat nadi manusia. Khamas menjelaskan fungsi penting urat nadi sebagai saluran yang mengalirkan darah ke jantung dan otak, sehingga pemahaman ini bermanfaat dalam tindakan penyelamatan darurat.
Kegiatan edukasi ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kerja sama, kecepatan berpikir, dan keterampilan praktis siswa. Suasana semakin hidup ketika seluruh peserta larut dalam games penyelamatan yang penuh keceriaan.
Sinergi antara Kejaksaan Negeri Natuna dan Basarnas Natuna dalam program JMS Subi membuktikan komitmen bersama untuk mencetak generasi muda yang cerdas hukum sekaligus peduli keselamatan.
Acara pun ditutup dengan tepuk tangan meriah dan wajah sumringah dari siswa SMA 1 Subi yang mengaku mendapat pengalaman baru dan berharga dari para jaksa dan rescuer.
Bagi yang ingin mengenal lebih jauh tentang Basarnas, masyarakat dapat mengakses laman resmi di https://basarnas.go.id./
Penulis kalit










