ACEHUTARA, Potretnusantara.id – BPMKS Aceh Utara mendatangi Gampong Beringen, Kecamatan Meurah Meulia, Aceh Utara. hal ini dilakukan untuk menanggapi keluhan masyarakat yang mengeluh tentang Desa yang tidak pernah transparan, Kamis (7/10).
Masyarakat Beringen menuding bahwa aparatur desa bertindak seenaknya dan tidak menghargai masyarakat tentang pengelolaan dan tidak pernah melibatkan masyarakat pada saat ada kegiatan maupun pembangunan, pemasukan dan pengeluaran.
Ikbal salah satu pemuda Gampong Beringen mengatakan seharusnya aparatur desa melibatkan unsur masyarakat dan tidak bertindak sendiri dan harus transparan.
“Aparatur desa seperti tidak menghargai kami, kami iri dengan desa desa lain, ini kami malah tidak dilibatkan sama sekali, setidaknya kan transparan saja sudah cukup,”ucapnya dengan lantang di hadapan camat dan BPMKS.
Ia juga menuntut apatur desa agar bisa menjelaskan dan mempertanggung jawabkan dana desa tersebut.
“Ini kami tidak pernah dilibatkan, musyawarah, aparatur malah main sendiri sendiri seakan kami tidak ada disini,”jelas Ikbal.
Kabid Keuangan dan Aset Gampong Hanum yang didampingi langsung dengan muspika meurah sempat menjelaskan ketentuan yang harus dilakukan Gampong berupa pentingnya musyawarah dan keterbukaan informasi publik.
“Gampong harus menerapkan pentingnya musyawarah, karena masyarakat harus tau apa yang sudah dilakukan oleh Gampong, seperti pemasukan dan pengeluaran dan kegiatan lainnya,”ungkapnya.
Bpm menghimbau kepada apatur Gampong Beringen agar transparan,terbuka dan akuntabel,baik musdes dan pengeluaran anggaran serta melibatkan unsur masyarakat,karena tujuan pemerintah untuk memperdaya ekonomi masyarakat dan kesejahteraan.
ahmad










