SINGKIL, Potretnusantara.id-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil mencatat data sementara masyarakat terdampak banjir tiga hari terakhir mecapai 1092 Kepala Keluarga (KK) atau 4898 jiwa.
Kepala BPBD Kabupaten Aceh Singkil Muhammad Ichsan, menyampaikan kepada wartawan 1092 KK masyarakat terdampak banjir yang tersebar di lima Kecamatan Aceh Singkil sebanyak 20 desa. Rabu (19/5/2021)
“Kecamatan Suro satu desa, Kecamatan Singkil Utara dua desa, Danau Paris dua desa, Simpang Kanan enam desa dan Kecamatan Gunung Meriah sembilan desa,” kata Muhammad Ichsan.
Dampak banjir juga merembes terendam jalan Nasional Simpang Kanan – Subulussalam, kemudian ratusan rumah warga, fasilitas-fasilitas umum, lahan sawah masyarakat, ternak, tanaman serta longsor di bahu jalan Lipat Kajang hingga tumbangnya tiang listrik menyebapkan mati lampu di Kecamatan Sipang Kanan. Saat ini masyarakat yang sempat mengungsi juga sudah kembali ke rumah masing-masing karena banjir sudah berangsur-angsur surut.
“Upaya yang sudah dilakukan pihak BPBD terus berkoordinasi dengan Kecamatan, aparatur Desa dan TNI/Polri. TRC BPBD saat ini juga terus standbay di lokasi,”jelasnya.
BPBD juga sudah menurunkan satu unit ruber boat ke Kecamatan Singkil Utara dan Kecamatan Gunung Meriah dan menyerahkan bantuan masa panik untuk dapur umum swadaya masyarakat di Kecamatan Suro.
“Saat ini kondisi di sejumlah desa yang dilanda banjir aman dan terkendali. Bahkan sebahagian besar banjir di beberapa desa juga sudah berangsur-angsur surut dan berharap tetap waspada bila kondisi cuaca kembali ekstrim,” ucapnya.
Banjir terjadi karena meluapnya tiga sungai di daerah itu, yakni Sungai Ordi, Sungai Sulampi dan Sungai Cinendang yang bermuara ke Sungai Singkil.
Mardin










