ASAHAN, Potretnusantara.id- Camat Pulau Rakyat, Aspihan, SH MM membuka secara resmi Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembekalan Tim Relawan Pendata Sustainable Development Goals (SDGs), bertempat di Aula Desa Orika, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sabtu (17/04).
Pada tahap awal ini Bintek dihadiri oleh 4 Kepala Desa, yakni Kepala Desa Orika, Rusli, Kepala Desa Pulau Rakyat Pekan, Suyadi, Kepala Desa Tunggul 45 , Edy Sunarto dan Kepala Desa Sei Piring, Sabaruddin. Bintek ini diikuti para Kepala Dusun serta Perangkat Desa yang nantinya merupakan Tim Relawan Pendata SDGs di desa masing-masing. Juga tampak hadir pendaping kecamatan dan pendamping lokal desa.
Camat Pulau Rakyat Aspihan dalam arahannya mengatakan SDGs Desa merupakan model pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2021 adalah upaya terpadu dalam mewujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan, Desa Dengan Ekonomi Tumbuh Merata, Desa Peduli Kesehatan, Desa Peduli Lingkungan, Pendidikan, Ramah Perempuan, Berjejaring atau Paham Internet, Desa Tanggap Budaya untuk Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
“Oleh karena itu untuk mewujudkan hal-hal tersebut dibutuhkan data-data tentang situasi dan kondisi masyarakat desa masing-masing. Diharapkan para peserta Bimtek nantinya bisa memahami apa-apa yang disampaikan oleh narasumber terkait metode pendataan yang harus dilakukan,” ujar Camat.
Lebih lanjut Camat Aspihan berharap lakukan pendataan dengan benar-benar dengan mendatangi warga ke rumahnya masing-masing, sehingga bisa diketahui dan diperoleh dengan jelas bagaimana situasi dan kondisi masyarakatnya.
“Karena, berdasarkan data-data inilah langkah-langkah pembangunan di desa-desa nantinya kedepan bisa direalisasikan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kades Pulau Rakyat Pekan, Suyadi mewakili para Kades dari 4 desa tersebut dalam sambutannya menghimbau agar peserta Bimtek yang terdiri dari para Perangkat desa dapat menyimak baik-baik materi-materi yang disampaikan oleh narasumber terkait metode pendataan yang harus dilaksanakan. Terlebih kepada Kepala Dusun yang tentunya lebih memahami tentang kondisi wilayah dan warganya masing-masing.
“Diharapkan kepada peserta Bimtek terkhusus kepada Perangkat desa Pulau Rakyat Pekan usai kegiatan ini untuk segera melakukan pendataan dengan baik dan benar, jangan ada sampai tak terdata, karena hasil pendataan ini akan berpengaruh pada besaran alokasi Dana Desa (DD) tahun berikutnya,” tutur Suyadi seraya berharap kepada narasumber untuk bisa menjelaskan dengan detail tentang motode pendataan yang akan dilaksanakan oleh Tim Relawan
Sementara itu narasumber Bimtek ini, Ali Hasyim Muda Nasution selaku Pendamping/Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna (TA TTG ) P3MD Kemendesa PDTT Kabupaten Asahan menyampaikan bahwa menindaklanjuti program Kemendesa ini, sosialisasi SDGs ini juga di gelar di semua kecamatan di Asahan.
“Agenda sosialisasi ini diantaranya adalah penyampaian pendataan SDGs Desa dengan 8 topologi desa dan 18 indikator SDGs Desa, dari hasil pendataan nanti diharapkan pembangunan desa mengacu hasil tersebut,” terang Ali Hasyim
Secara teknis, untuk melakukan pendataan tersebut di masing-masing desa akan dibentuk Relawan Pendataan SDGs Desa yang tugasnya melakukan pendataan berbasis Desa, Rukun Tetangga, Kepala Keluarga dan Anggota Keluarga.
Menurut Ali Hasyim, pasca sosialisasi akan segera ditindaklanjuti agenda kegiatan di masing-masing desa. Kemudian, agenda dilanjutkan dengan Musyawarah Desa yang akan membentuk Relawan Pokja Pendataan SDGs Desa dilanjutkan dengan Bimtek.
Paimin










