Karimun, Potretnusantara.id – Warga Tebing dan sekitarnya mengeluhkan jaringan Telkomsel sering hilang disaat listrik padam. Hal ini bukan hanya terjadi di kecamatan Tebing saja, bahkan hampir semua wilayah di Kabupaten Karimun mengalami hal yang sama.
Sebagai salah satu provider terbesar di Indonesia, Telkomsel sudah seharusnya memperhatikan keluhan warga terkait hilangnya jaringan internet ini.
Seorang warga di Kecamatan Tebing, Edo mengaku jaringan internet Telkomsel ikut lemot saat mati lampu.
“Setiap listrik mati, sinyal pun ikut mati padahal seharusnya tower Telkomsel itu memiliki cadangan arus hingga bertahan 24 jam,” keluh warga Tebing, Edo, Jumat, (9/08/2024).
Ia juga ikut menyoal apakah Base Transceiver Station (BTS) yang ada hanya mengandalkan aliran listrik dari PLN.
“Kami merasa dirugikan dengan kondisi ini. Seharusnya pihak Telkomsel harus peka terhadap situasi yang terjadi, dengan cara cepat membenahi segala keluhan masyarakat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Riny, dia turut mengeluhkan setiap kali mati lampu atau listrik padam, sinyal di handphone turut terganggu.
“Iya memang begini kapan mati lampu, mati juga sinyal, tapi ya mau gimana lagi,” kata Riny.
Sementara itu, Penanggung Jawab Telkomsel Tanjung Balai Karimun Oga mengatakan listrik merupakan sumber energi sebagai penyuplai power ke site tower, ketika listrik mati maka site tersebut juga ikut mati.
“Biasanya terdapat power saving ataupun baterai tetapi ketika habis maka ia akan ikut mati,” ujar Oga.
Dijelaskan, jika terjadi mati lampu teknisi akan langsung membawa baterai ke tower-tower tertentu akan tetapi itu tidak mencukupi karena banyaknya site yang harus disuplai.
“Ada daya yang tersimpan tapi tetap tidak mencukupi. Dan itu hal yang biasa terjadi, semuanya butuh listrik. Jika listrik mati kita mau ngapain lagi coba, tidak ada solusi lagi”. tutupnya singkat. (Ery).
Editor : Din









