Potretnusantara.id,Natuna – Hujan deras yang mengguyur Desa Sebadai Hulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, tidak menyurutkan langkah Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, SH., M.M., M.Tr.Opsla bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik untuk turun langsung menyapa warga dalam kegiatan penanaman jagung, pembagian sembako murah, dan pengobatan gratis, Rabu (8/10/2025).
Di tengah keramaian kegiatan dan guyuran hujan yang semakin deras, perhatian Kapolres dan Wakil Bupati tertuju pada sosok perempuan lanjut usia bernama Ibu Amrah (70) yang duduk tenang di antara warga. Dengan senyum ramah, Wakil Bupati Jarmin menyapa sang ibu dan menanyakan kabarnya. Di sela percakapan hangat itu, Ibu Amrah menceritakan kepada Briptu Romanto Jabidi, personel Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, bahwa anak laki-lakinya tidak bisa hadir karena mengalami kebutaan.
Anaknya, Mustadiwira (50), yang kini hidup bersama sang ibu di rumah sederhana di Jalan Abdul Qadir, RT 001 RW 001, Dusun 1, Desa Sebadai Hulu, sudah lama mengalami tuna netra dan jarang beraktivitas di luar rumah. Mendengar hal itu, Kapolres Natuna langsung menginstruksikan Briptu Romanto untuk menjemput Mustadiwira ke rumahnya agar bisa ikut menerima bantuan sembako dan mengikuti pengobatan gratis.
Beberapa saat kemudian, di tengah hujan mulai redah, pemandangan haru berlangsung.Mustadiwira yang dituntun perlahan menuju lokasi kegiatan tampak dipayungi Kapolres Natuna dan di tuntun Bhabinkamtibmas. Setibanya di lokasi, Kapolres memastikan pria tuna netra itu segera mendapat pemeriksaan medis dari tim kesehatan.
Momen itu disambut hangat oleh Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, yang kemudian menghampiri Mustadiwira, menyapa dengan lembut, dan menyerahkan sagu hati sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah.
“Semoga sehat terus, ya Pak. Kami semua di sini untuk membantu,” ucap Jarmin dengan suara penuh empati.
Kapolres Aries menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini bukan hanya tentang menanam jagung atau membagikan sembako, melainkan tentang menanam rasa kemanusiaan dan kepedulian antar sesama.
“Kita ingin hadir bukan hanya sebagai aparat, tapi juga sebagai keluarga besar masyarakat Natuna. Ketika ada warga yang kesulitan, itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolres.
Mustadiwira dan ibunya, yang hidup berdua dalam kesederhanaan, tampak terharu dengan perhatian yang diberikan. Meski hujan terus mengguyur, suasana di lokasi justru terasa hangat oleh rasa kepedulian dan solidaritas antarwarga serta jajaran pemerintah daerah dan kepolisian.
Kegiatan yang digelar Polres Natuna bersama pemerintah daerah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Nasional 2025 sekaligus wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah perbatasan.
kalit









