KARIMUN, Potretnusantara.id-Kapolres Karimun, Muhammad Adenan melakukan apel kegiatan penanganan tanggap bencana di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Karimun, Jumat (6/11). Dalam rapat tersebut hadir Pjs Bati Karimun Hery Ardianto beserta pemangku tanggungjawab lainnya.
Dalam kesempatan ini, Kapolres Karimun Muhammad Adenan mengatakan bahwa dampak La Nina Berupa Bencana Hidrometerologi di Wilayah Kabupaten Karimun perlu dilakukan antisiasi dan persiapan.
Dikatakan, dalam persiapan tersebut perlu adanya koordinasi terkait penyamaan persepsi dalam penanganan bencana alam di Kabupaten Karimun antara pemerintah daerah, Forkompinda dan pihak-pihak lainnya.
“Kita utamakan pesiapan, dan itu yang utama. Artinya dengan kesiap-siagaan yang kita lakukan melalui persamaan persepsi,”kata Kapolres Karimun.
Dengan adanya kesamaan persepsi tersebut, Kapolres mengatakan akan mempermudah kecepatan, ketangkasan serta ketelitian saat melakukan penanganan bencana.
“Dengan adanya koordinasi yang bagus, seluruh pemangku kepentingan nantinya dapat bertindak dengan baik. Dan untuk anggota akan kita siagakan,”katanya.
Sementara itu, Pjs Bupati Karimun Heri Andrianto mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan kebersihan lingkungan di lingkungan masing-masing.
Dikatakan, dampak dampak La Nina Berupa Bencana Hidrometerologi menurutnya perlu diwaspadai khususnya bagi seluruh nelayan di Kabupaten Karimun.
“Melalui rapat ini kita harap adanya pemahaman dan persepsi yang sama dalam melakukan penanggulangan bencana nantinya. Dan kepada masyarakat waspada khususnya bagi nelayan,”kata Pjs Bupati Karimun.
Dari Apel ini, terdapat delapan poin penting yang perlu diperhatikan
- Pengintegrasian penanggulangan bencana sebagai prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan menjabarkannya kedalamrencana strategis dan organisasi perangkat daerah terkait;
- Memberikan input dalam rangka harmonisasi peraturan perundang – undangan yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi penanggulangan bencana di daerah;
- Meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia melalui pelatihan dan kerjasama seluruh stake holder yang terlibat;
- Meningkatkan kualitas data, informasi, dan pelaporan kejadian bencana melalui optimalisasi pemanfaatan pusdalops dan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK);
- Menetapkan regulasi dan melaksanakan pengurangan risiko bencana melalui peraturan daerah, sebagai pelaksanaan amanat Presiden RI;
- Pelaksanaan Peningkatan Kapasitas dan pengembangan Masyarakat tangguh bencana untuk membangun kemandirian masyarakat dalam penanggulangan bencana;
- Pemerintah daerah sebagai first responder penanggulangan bencana dan sekretari daerah selaku kepala ex-officio Penanggulangan Bencana sebagaimana amanat undang – undang;
- Berikan kemudahan bagi keterlibatan swasta dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana.sekali lagi, saya ucapkan terima kasih, semoga apa yang kita lakukan seluruhnya akan memberikan manfaat bagi masyarakat bangsa dan negara, sekaligus membangun semangat kita untuk terus berjuang demi kemanusiaan.
risky











Discussion about this post