Karimun, Potretnusantara.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun Nomor Urut 1, Iskandarsyah dan Rocky Marciano Bawole (IsRock) berkomitmen akan menguatkan investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan apabila terpilih untuk memimpin Kabupaten Karimun dalam lima tahun ke depan.
Hal ini disampaikan pasangan Iskandar-Rocky saat menggelar kampanye tatap muka di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Jum’at (8/11/2024) malam.
“Tugas kami kedepan ketika kami terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karimun, maka kami harus melakukan sebuah lompatan besar untuk mengejar ketertinggalan – ketertinggalan terutama terkait dengan investasi dan lapangan pekerjaan,” ujar Iskandar.
Iskandar menjelaskan dengan meningkatnya investasi diyakini dapat menggenjot Pendapatan Asli Daerah, dan menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkuat pondasi ekonomi masyarakat Karimun.
“Kuncinya adalah investasi, maka daripada itu kami bertekad untuk terus mendorong investasi biar perusahaan-perusahaan masuk ke sini sehingga tercipta lapangan kerja dan masyarakat Karimun sejahtera,” jelasnya.
Ditempat yang sama, calon Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole merasa bersyukur atas antusias masyarakat yang hadir dalam kampanye tersebut. Menurut Rocky, hubungan antara dirinya dengan masyarakat desa Pongkar selama ini sudah terjalin dengan baik.
“Dibuktikan dengan beberapa kali saya mengikuti Pileg, alhamdulillah di Pongkar saya berhasil menang. Mudah-mudahan masyarakat Pongkar terus mendukung dan mencoblos saya pada 27 November 2024 mendatang,” harap Rocky.
Dalam kesempatan itu, Rocky juga menegaskan bahwa pasangan IsRock memanfaatkan masa kampanye dengan menyampaikan visi, misi, serta program yang jelas dan dibutuhkan masyarakat Kabupaten Karimun.
“Kami mempromosikan diri secara damai dan menyampaikan hal-hal baik kepada masyarakat agar Pilkada ini disambut dengan riang gembira. Dan selama kampanye, kami menjual program bukan bagi-bagi duit,” tegasnya.
Sementara itu, mantan gubernur Kepri pada masanya Nurdin Basirun mengatakan sebelumnya di desa Pongkar sudah pernah dilakukan beberapa rencana investasi yang menjanjikan, namun hal itu belum sempat terealisasi.
“Dulu sudah pernah saya tawarkan beberapa investor untuk berinvestasi di desa Pongkar dan ini yang sempat tertunda. Kedepan akan kita kejar lagi investor tersebut untuk masuk kembali berinvestasi disini, dan kita masih punya harapan dan peluang tergantung siapa yang memimpin Karimun,” kata Nurdin. (Ery)









