PADANGSIDIMPUAN, Potretnusantara.id – Jembatan gantung (Rambing) Gunung Tua Jae kini kondisinya cukup memprihatinkan, jembatan yang menghubungkan Gunung Tua Jae dengan Desa Lumban Pasir ini tinggal menunggu korban saja.
Para warga yang melintas saat ini tidak jarang hampir jatuh mengingat kondisi jembatan tersebut sudah sangat rusak.
“Sebenarnya kita cukup takut pak, tapi bagaimana, ini adalah akses atar dua desa di sini,”kata salah satu warga yang melintas. Rabu (16/3).
Dijelaskan, jembatan dengan panjang 25 meter dan lebar 1,5 meter tersebut satu tahun silam pernah dilakukan perbaikan, namun diduga bahan yang digunakan tidak sesuai sehingga jembatan tersebut saat ini sudah rusak parah.
“Padahal umurnya baru satu tahun setelah perbaikan,”katanya heran.
Ramlan T DaulayDi warga Lumban Pasir yang juga merupakan mantan fungsionaris MPC PP Kabupaten Madina menuturkan, untuk melewati jembatan tersebut seolah menguji adrenalin manusia karena kondisi jembatan yang menakutkan.
“Seolah menunggu korban saja,”katanya miris.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangatlah penting bagi masyarakat mengingat jembatan ini merupakan satu satunya penghubung antara dua desa.
“Artinya ini akses tunggal, sehingga ini sangat penting,”tegasnya.
Goeswara berharap pemerintah dan dinas terkait atau lembaga lainya untuk memperhatikan dan melakukan perbaikan secepatnya, karena ini juga merupakan akses anak anak sekolah dari dua desa.
“Saya selaku warga memohan kepada pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk menanggapi keluhan atau suara kami dari rakyat kecil ini demi keselamatan masyarakat,”ucapnya.
Dan beliau juga menambahkan bahwa jembatan atau rambin ini selalu aktif di lewati anak sekolah sitiap hari begitu juga warga yang dua desa ini.
hsiregar










