PADANGSIDIMPUAN, Potretnusantara.id – Masyarakat Desa Bandar Tarutung, Padang Sidempuan merasa dianaktirikan pemerintah dalam hal pembangunan daerah. Hal ini mengigat pembangunan jalan yang diharapkan tidak kunjung dibangun hingga saat ini.
Hal ini disampaikan Sahang Siregar, salah satu warga mengatakan kini desanya kerap banjir jika hujan turun karena tidak memiliki gorong-gorong.
“Pembangunan jalan ini sudah hampir 46 tahun kami harapkan, namun tidak kunjung ada, kami merasa dianaktirikan,”kata Sahang beberapa waktu lalu.
Dikatakan, saat ini desanya sedang dilanda banjir dan menjadikan mobilitas warga lumpuh.
“Kami sangat berharap adanya perhatian pemerintah,”harapnya.
Dampak banjir ini tambanya sangat memilukan, dimana saat ini para warga sedang menunggu hasil panen sawah mereka, namun hal itu dipastikan gagal mengingat sudah digenangi air.
“Kami ini sudah sering gagal panen akibat situasi seperti ini, jadi sampai kapan seperti ini belum lagi anak anak sekolah tidak dapat sekolah,”keluhnya.
Masyarakat saat ini kedudukannya hanya bisa pasrah saja, mereka menganggap desanya ibarat “mati segan hidup tidak mau”.
“Jadi kehidupan kami disini ibarat mati segan hidup tidak mau. Jadi tolonglah agar pemerintah Tapanuli Selatan memperhatikan kami, khususnya terkait pembangunan,”harapnya.
H. Siregar










