ACEHUTARA, Potretnusantara.id – Pembangunan jalan di sekitaran monumen Samudera Pasai yang menghubungkan ke beberapa lingkup Desa Diwilayah Kecamatan samudera Kabupaten Aceh Utara Diduga proyek “Siluman”, pasalnya tidak ada terpasang papan nama proyek, padahal kegiatan tersebut sudah 1 Minggu di mulai. Senin (11/Oktober/2021)
Akibatnya, masyarakat setempat sebagai penerima manfaat proyek itu sulit untuk menjalankan haknya untuk memantau dan mengawasi Pembangunan tersebut sesuai yang diamanahkan oleh undang-undang, karena tidak mengetahui jumlah pagi Anggaran dan Volume kegiatan fisik tersebut.
Sesuai amanah undang-undang keterbukaan Informasi Publik(KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan di lokasi.
Saat pewarta ingin bertanya kepada petugas dilapangan, petugas seakan menghindar dan tidak ingin ditanya tentang proyek tersebut.
Pekerjaan proyek yang sudah berjalan hampir satu Minggu ini dimana proyek tersebut sudah mencapai 30% namun tanpa papan nama proyek. Hal inilah yang menjadi sorotan bagi warga bahwa pekerjaan ini dinilai proyek “siluman”, karena sama sekali tidak adanya terpasang papan nama informasi proyek saat melaksanakan kegiatan pekerjaan,ujar warga yang gak ingin disebut Namanya
“Semestinya, sebelum dan saat dimulainya pekerjaan. Rekanan seharusnya memasang papan informasi proyek agar pengawas lapangan dari instansi terkait dan juga seluruh masyarakat mengetahui dan bisa memonitoring pekerjaan tersebut,”sesal Warga Sekitar.
Salah satu pekerja Konsultan bangunan jalan saat dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa mereka tidak tau sedikitpun mengenai anggaran.
“Kami hanya sebatas bekerja pak, dan kami hanya diupah dengan sistem harian, Kuda Makan Dedak Guda Pajoh Lhoek. Untuk mengenai papan proyek memang tidak ada kami lihat, namum kami terima upah dari kontraktor Proyek,” singkatnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan belum juga konfirmasi dengan pihak tersebut dan tidak ada terlihat nama papan proyek di lapangan.
ahmad










