Karimun, Potretnusantara.id – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Karimun Nomor Urut 3, Bakti Lubis dan Raja Bakhtiar menggelar pertemuan Kampanye tatap muka di RT 002 RW 003 Sungai Ayam, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jum’at (18/10/2024) malam.
Kehadiran pasangan Bakti-Raja (BaRa) bersama tim koalisi dalam kampanye ini mendapat sambutan hangat dan antusias masyarakat setempat, terlihat ratusan massa menyesaki hingga meluber ke jalan utama Sungai Ayam.
Dihadapan ratusan warga, calon Bupati Karimun Bakti Lubis menyampaikan beberapa program prioritas dari 31 program yang sudah diajukan ke KPU sebagai misi dan program kerja kedepan yang harus diwujudkan ketika pasangan Bakti-Raja (BaRa) nanti diamanahkan untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karimun.
Program yang dimaksud tersebut yakni diantaranya program pembenahan tata kelola pemerintahan. Bakti menyebut kondisi pemerintah daerah Kabupaten Karimun saat ini sangat tidak baik, sehingga pasangan BaRa menempatkan sukses tata kelola pemerintahan menjadi misi pertamanya.
Kemudian program pendidikan gratis tanpa pungutan apapun baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta, sekolah umum maupun sekolah agama dan semuanya bebas biaya melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).



Dijelaskan, fungsi BOSDA sangat luas diantaranya pemberian subsidi biaya transportasi bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu hingga Rp 500 ribu per bulan.
Selain itu, peningkatan pendapatan guru-guru honor, gaji pegawai honor minimal setara dengan UMK. Lalu, guru TPQ/TPA minimal Rp 1.5 juta, dan RT/RW kedepan minimal Rp 1.5 juta.
“Bismillah, BOSDA di Kepri belum ada. Kalau pasangan Bakti-Raja ini mendapat amanah pada tanggal 27 November nanti kita berlakukan yang pertama di Kabupaten Karimun,” ujar Bakti.
Program BaRa selanjutnya adalah peningkatan mutu layanan kesehatan dengan one stop service kesehatan cukup berobat dengan menggunakan KTP, pembebasan biaya pengobatan bagi masyarakat Kabupaten Karimun.
“100 persen premi BPJS kesehatan masyarakat Kabupaten Karimun nanti ditanggung oleh APBD, tidak ada lagi masyarakat nanti disibukkan dengan pembayaran BPJS,” jelasnya.
Lalu, peningkatan pendapatan asli daerah atau PAD sebesar Rp 700 miliar per tahun dengan cara membentuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru diantaranya BUMD sektor tambang, BUMD sektor pariwisata, BUMD sektor pertanian dan BUMD sektor industri.
“Pemerintah kita ini masih jadi penonton di kampung sendiri. Untuk itu, kalau ingin Karimun ini lebih baik, mari kita sama-sama berjuang. Kami berdua ingin memberikan solusi terbaik untuk Karimun agar kita mampu menjadi tuan di negeri kita sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, calon Wakil Bupati Karimun Raja Bakhtiar mengajak masyarakat Karimun untuk sama-sama bekerja dan bekerja sama memenangkan pasangan calon nomor urut 3 Bakti-Raja di Pilkada ini.
Ia menyebut, untuk meraih kesuksesan minimal ada tiga pengorbanan yang harus dilakukan yakni korbankan diri masing-masing, korbankan waktu dan korbankan sedikit harta.
“Kalau bapak-ibu mampu melakukan tiga pengorbanan ini terhadap pasangan BaRa maka bapak-ibu akan diberikan bonus berupa pendidikan gratis, kesehatan gratis, peluang usaha, lapangan pekerjaan, dan lainnya. Oleh karena itu, jangan banyak mikir, jangan banyak komen dan jangan mengeluh, kalau kita semua bersatu kita pasti menang,” katanya.
Mengakhiri kampanye, Bakti-Raja menutup kegiatan tersebut dengan simulasi pencoblosan surat suara saat pemilihan pada 27 November 2024 nanti. (Ery)









