BATAM, Potretnusantara.id-Bahaya narkoba saat ini tidak bisa dianggap enteng, masalah ini harus ditanggulangi dan diperangi. Untuk itu, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar sosialisasi bahaya narkoba ke pelajar.
Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna, pengetahuan akan bahaya narkoba penting disosialisasikan khususnya kepada generasi bangsa seperti siswa-siswi yang ada di negeri ini.
Para generasi muda perlu dibentengi dengan ilmu pengetahuan tetang bahaya narkoba sehungga kedepannya tidak terjerumus atau terlibat dalam lingkaran barang haram tersebut.
“Kegiatan ini merupakan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pelajar. Kami ingin berbagi pengetahuan bagaimana melawan, strategi apa yang harus dilakukan para pelajar dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dalam bahaya narkoba,” kata Eddy, Kamis (12/9) yang digelar di digelar di SMA Negeri 11, Pulau Buluh, Kota Batam..
Eddy Supriatna mangatakan sebagai generasi penerus bangsa sedapat mungkin harus diselamatakan. Generasi ini harus diarahkan kepda kegiatan-kegiatan yang sifatnya posistif.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap para siswa dapat memahami betapa berbahayanya narkoba bagi kesehatan fisik, mental, dan kehidupan sosial mereka,” ujar Eddy.
Eddy juga meminta kepada semua pihak khususnya peran orang tua dalam melakukan pemantauan dan selalu melakukan komunikasi dalam keluarga, dengan demikian siswa atau siswi tersebut sebagai anak dalam keluarga akan lebih terbuka dengan maslah yang ia hadapi.
“Kami juga menyampaikan terimakasih ke tuan rumah yakni SMAN 11 Batam dalam hal ini kepala sekolah pak Gatot Handoko karena diberi kesempatan untuk berbagi ilmu dan Wawan ke adek-adek pelajar. Semoga ini bisa bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini turut mengundang narasumber dari Polda Kepri yang diwakili oleh Dirbinmas Polda Kepri, Kombes pol Wawan Kurniawan. Dalam pembukaan kegiatan sosialisasi itu JMSI Kepri juga mempersoalkan Duta Ayo Jadi Penulis.
nando










