KARIMUN, Potretnusantara.id-Memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah sudah mulai terlihat akun akun bodong yang mencoba membangun narasi-narasi yang sifatnya mulai menyerang calon calon.
Peranan seperti ini selalu muncul disaat ada pemilu, persoalan seperti sebenarnya merupakan kejadian seriu karena dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.
“Hendaknya hal seperti ini harus ditindak, karena dampaknya sangat bersar yaitu perpecahan,”kata Adrison saat diwanwancara melalui selulernya, Kamis (29/8) malam.
Dia menjelaskan, pasangan calon juga hendaknya berperan jika menemukan postingan-postingan yang mengarah ke perpecahan.
“Para calon juga harus memiliki tanggung jawab moral, misalnya harus menyampaikan ke pulik bahwa yang berhak memberikan pernyataan tentang kegiatan calon adalah si A misalnya, diluar itu bukanlah sebagai pernyataan resmi,”katanya.
Dengan dibuatnya hal demikian tambahnya, masyarakat akan menilai bahwa hal itu bukan lah pernyataan resmi.
“Ini kadang kan seolah memang di ciptakan, ini yang bahaya. Ingat masa depan Karimun ini masih jauh, artinya generasi kita sebagai penerus jangan sampai di warisi sifat pertikaian,”katanya berpesan.
Dia berpendapat para konstentan yang mengikuti pemilihan kepala daerah hendaknya menjalin kekeluargaan dan menunjukkan keakraban.
“Jika perlu duduk ngopi bersama, tunjukkan bahwa calon tersebut bersainganya sehat, saya yakin jika para calon menunjukkan kebersamaan makan Insya Allah para akun bodon ini mati kutu,”tutupnya.
ery










