LINGGA, Potretnusantara.id – Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, diisukan akan maju memimpin Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kepulauan Riau. Kabar ini muncul setelah namanya santer disebut-sebut yang dicalonkan oleh kader senior PP.
Kabarnya, pemilihan ketua PP Kepri ini digelar saat Musyawarah Wilayah pada bulan Juni mendatang setelah sempat tertunda Maret lalu.
Melihat rekam jejaknya di salah satu ormas terbesar di Indonesia ini, Neko memang sudah tidak asing lagi. Saat ini ia menjabat Bendahara Carateker Pemuda Pancasila Kepri. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua I Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga.
Saat dikonfirmasi awak media, Neko tak menepis kabar tersebut. Sebagai kader, menurutnya harus senantiasa siap, apalagi jika telah mendapat dukungan dan restu dari para senior
“Kenal Pemuda Pancasila itu sudah sejak kecil. Orang tua saya aktif dan juga pernah memimpin (PP) di Kabupaten Lingga. Beliau juga terpilih sebagai Ketua DPRD Kabupaten Lingga, melalui partai Patriot yang kita ketahui merupakan sayap dari Pemuda Pancasila,” ujarnya.
Wakil Bupati Lingga ini pun menyebutkan jika dalam karir politik dan bisnisnya, gaya kepemimpinan yang digunakan banyak berkiblat dari Pemuda Pancasila. Menurutnya, dari ormas tersebut telah banyak lahir tokoh yang kini level nasional.
“Saya sempat jadi wakil ketua I di Pemuda Pancasila Lingga di tahun 2015-2016. Setelah itu kita tetap bertukar pemikiran dan dukung fasilitas lainnya kepada Ormas Pemuda Pancasila,” ujarnya.
Ia pun mengaku sudah sangat siap jika memang diberikan amanat untuk memimpin Pemuda Pancasila di Kepri ini.
“Tentu sangat siap, PP ini kan sudah besar baik di Kepri maupun di Indonesia bahkan luar negeri. Tugas saya tentunya merangkul seluruh kader-kader yang ada dan memberikan dukungan penuh kepada anggota dan kader PP untuk tampil di berbagai bidang, baik itu menjadi pebisnis (pengusaha), politikus, termasuk birokrat dan bidang lainnya,” sebut Neko.
Sementara mengenai langkah-langkah, ia tak bercerita banyak, namun Neko mengakui jika sudah menjalin komunikasi dengan beberapa tokoh senior di MPC Pemuda Pancasila di Kepulauan Riau, bahkan juga kepada para pengurus di Majelis Pimpinan Nasional (MPN).
Tak lain juga komunikasi itu untuk saling berkoordinasi agar pelaksanaan Musyawarah Wilayah nanti dapat berjalan kondusif serta dapat menghasilkan pengurus yang berintegritas.
“Mohon doa restu dan dukungan masyarakat Kepulauan Riau, mudah-mudahan niat baik dan memimpin pemuda pancasila kedepan berjalan dengan baik dan mendapat ridho Allah SWT,” tutupnya.(Resky/ tbn)










