KARIMUN, Potretnusantara.id- Akibat kemarau berkepanjangan, para petani muda Central Creation Karimun (CCN) memanfaatkan waktu membuat solusi agar tanaman tetap hidup dimusim kemarau dengan pembuatan penampung air. Senin (8/3)
Ketua Petani Muda (CCN) Tri kuniadi mengatakan bahwa pada saat ini musim kemarau sangat kesulitan masalah air sehingga pihaknya bersama rekan-rekan membangun penampungan air.

“Untuk saat ini kita sangat sulit untuk mendapat kan air, apa lagi di musim panas dan belum ada hujan. Jadi kami membuat ide dan memanfaatkan waktu untuk membuat bak air dan proses pengeboran tanah, karena solusi bak air untuk menampung dan persediaan air dengan cara pembuatan tempat air, agar tanaman tetap segar,” ucap Tri kuniadi.
Tri menambahkan saat ini mereka masih membuat 1 bak air (kolam air) dan satu drum air sebagai persiapan dan kemungkinan besar akan menyediakan 4 bak air.

“Kita sedang membuat 1 bak air (kolam air). Tahap selanjutnya bila ada peningkatan akan di tambah pembuatan penampung air/Bak air berjumlah 4 bak,”jelasnya.
Untuk saat ini pengisian air ke bak secara manual dengan cara di angkat dengan gerobak dan ember dari sumur tetangga, danau dan Air Hujan.

“Sumber air sistem secara manual di angkat dengan gerobak dan ember dari sumur tetangga, danau dan air hujan,” pungkasnya.
Untuk lokasi penanaman di daerah Paya Cincin, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing dan untuk tanaman sekarang yang di tanam adalah tanaman cabe, Terong, kacang panjang, singkong, nanas dan tanaman pohon besar seperti jengkol, petai, alpukat, kelapa.

“Penanaman mengunakan ide tumpang sari (Semua ada jadi satu),” tutupnya
Putri










