Padang Lawas, Potretnusantara.id – Ada dugaan KKN dan pelanggaran hukum, Masyarakat Desa Aek Siala Kecamatan Barumun Barat Kabupaten Padang Lawas berorasi di depan kantor SKPD terpadu Sekertariat Bupati Padang Lawas. Kamis (30/6/22) sekira pukul 11.00 wib.
Masyarakat menduga pihak panitia seleksi telah intervensi dengan salah satu Balon Kades di Barumun Barat.
“Kami dari pengurus sedaerah gerakan Masyarakat Desa Aek Siala bersatu turun ke jalan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap NKRI, memberikan masukan dan kritik sesuai amanat UU yang telah ditetapkan”. tegas orator demo.
Mereka mengkritisi terkait Perbup yang dilimpahkan ke Dinas PMD sebagai salah satu instansi untuk menjalankan wewenang di bidang desa terkait perumusan dan penetapan di bidang kebijakan pemberdayaan masyarakat dan desa.
“Kami minta kepada Panitia pelaksana pilkades agar benar-benar serius dan sportif dalam menjalankan tupoksinya tanpa ada intervensi dari pihak Panitia seleksi yang menyebabkan kerugian bagi salah satu pihak dan berimbas terhadap ketidak harmonisan atar warga di desa”.
Menurut orator aksi dari 4 calon Kades yang dibawa masyarakat ke panitia Pilkades mengintervensi pihak kecamatan agar menggugurkan salah satu calon dengan berbagai cara, salah satunya adanya tudingan calon memakai ijazah palsu.
“Kemarin kami menemukan surat dari Kadis PMD bahwa menyatakan salah satu balon menggunakan ijazah Palsu, ternyata setelah di uji materi ternyata ijasah tersebut adalah asli. Lalu dalam melakukan pendaftaran balon ada peraturan menyebutkan bahwa balon tidak boleh diwakilkan, namun pada hakikatnya kami menemukan ada yang di wakilkan”.
Untuk itu masyarakat Desa Aek Siala meminta Plt Bupati untuk melaksanakan seleksi ulang calon Kades Aek Siala. Masyarakat menduga Panitia seleksi Pilkades kongkalikong serta menerima suap dari calon Kades untuk menggugurkan peserta Pilkades lain.
Meminta Plt Bupati Palas mengeluarkan surat pembatalan dan penundaan terhadap tahapan dan hasil seleksi Pilkades Aek Siala dikarenakan adanya dugaan KKN yang berimbas terhadap ketidak kondusifan di kalangan masyarakat.
Meminta APH memeriksa Kadis PMD dan Panitia seleksi Kab karena adanya dugaan suap dan pemufakatan jahat untuk menggugurkan salah satu calon Pilkades yang telah mengikuti semua tahapan seleksi.
Meminta Plt Bupati untuk mencopot dan meng evaluasi Kadis PMD dan Kabid Pemdes yang diduga tidak transparan dalam semua tahapan dan putusan dalam hal seleksi calon Kades di wilayah Palas
Menanggapi aspirasi masyarakat Desa Aek Siala, Pemda Padang Lawas melalui Kabag Tata pemerintahan Zainal Siregar, mengatakan terkait aspirasi yang disampaikan
bawa adanya suatu permasalahan seleksi Pilkades di Aek Siala akan diteruskan ke Pimpinan. Namun demikian Kabag Tapem berpesan agar warga menjaga keharmonisan sesama di desa.
“Saya harap masalah ini tidak bisa menjadi perpecahan sesama warga di desa, segala permasalahan dan keberatan terkait seleksi calon Kades agar disampaikan secara tertulis dan dilengkapi dengan dokumen pendukung sehingga kami selanjutnya diserahkan ke Panitia Kabupaten untuk dipelajari, InsyaAllah dalam waktu dekat Bapak/Ibu dan Adik-adik sekalian mendapatkan hasilnya”, tutur Kabat Tapem Zainal.
Kapolres Padang Lawas AKBP Indra Yanitra Irawan, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Sabhara AKP Muhammad Husni Yusuf didampingi Kasi Humas Bripka Baginda Pohan yang hadir dalam mengawal jalannya aksi masyarakat Aek Siala juga menambahkan agar masyarakat memenuhi apa yang diminta oleh pihak Pemda melalui Kabag Tapem yakni terkait berkas ataupun data yang di curigai, untuk diserahkan ke Pihak Panitia Kabupaten untuk di Pelajari.
Kasat Sabhara juga mengimbau agar masyarakat yang berorasi lain waktu tidak membawa anak kecil dan bayi dalam melakukan orasi.
“Kita hargai pendapat Bapak Ibu dalam menyampaikan pendapat, namun lain waktu janganlah membawa anak kecil ataupun bayi ke lapangan dalam berorasi,” tutur Kasat.
Usia menerima tanggapan dan arahan dari Pemda melalui Kabag Tapem dan Kasat Sabhara, masyarakat aksi dikoordinatori oleh Denggan Tanjung dan penanggung jawab Shabana Tanjung menyampikan berkas dokumen dan selanjutnya membubarkan diri dalam aksi damai tersebut.
Dalam pengawalan aksi damai unjuk rasa masyarakat Desa Aek Siala selain Kasat Sabhara yang didampingi Kasi Humas Polres Padang Lawas, personil Satpol-pp juga hadir dalam mengawal aksi damai tersebut.
Robert Nainggolan










