Potretnusantara.id, Jakarta – Momen bersejarah tercipta saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Samkaryanugraha kepada Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Kepulauan Riau, pada Kamis (2/10/2025).
Upacara penganugerahan yang berlangsung khidmat di Geladak Heli KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara itu dihadiri pejabat tinggi negara, mulai dari Wakil Presiden RI, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, hingga para Kepala Staf Angkatan.
Tanda kehormatan Samkaryanugraha diterima langsung oleh Komandan Lanud RSA, Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas peran strategis Lanud RSA dalam menjaga kedaulatan wilayah udara perbatasan Natuna, mendukung operasi kemanusiaan pemulangan dan karantina 243 WNI dari Wuhan pada Februari 2020, hingga membantu penanganan bencana longsor Pulau Serasan Maret 2023.
Dalam amanatnya, Presiden RI menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi negara kepada prajurit dan satuan yang tidak hanya berdedikasi, tetapi juga tulus mengabdi tanpa pernah mengkhianati amanah bangsa.
“Kehormatan ini bukan sekadar simbol, tetapi amanah besar. Tugas prajurit adalah menjaga bangsa, negara, dan rakyat dengan sepenuh hati,” tegas Presiden.
Komandan Lanud RSA, Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Presiden, Kasau, dan seluruh prajurit Lanud RSA.
“Penghargaan ini milik kita semua. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan pengabdian bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Acara yang juga disiarkan daring dan disaksikan seluruh personel Lanud RSA di Graha Serasan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Natuna. Penghargaan ini menegaskan bahwa garda terdepan di perbatasan RI tidak hanya hadir menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi pelindung rakyat dalam setiap misi kemanusiaan.
Selain Lanud RSA, penghargaan Samkaryanugraha juga diberikan kepada satuan TNI AD dan TNI AL, serta penganugerahan pangkat kehormatan istimewa kepada sejumlah purnawirawan perwira tinggi dari tiga matra.
Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 TNI yang sarat makna dan bersejarah.(Kalit)










