Natuna, Potretnusantara Id- Ketua Umum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Atal S Depari akui keindahan dan kekayaan alam Natuna saat dijamu Bupati Natuna, Wan Siswandi di ruangan kantornya. (9/12) Atal menyampaikan,Natuna seperti gadis Seksi yang banyak di lirik negara lainya karena kekayaan minyak dan gas serta sumber daya alam lautnya yang kini mulai di perebutkan negeri Jiran Bambu, China.
Atal didampingi Humas PWI pusat,Mercy CH Loho dari Jakarta hadir ke Natuna khusus menyaksikan pengukuhan pemilihan ketua PWI kabupaten Natuna oleh Ketua PWI Provinsi Kepri,Candra Ibrahim dan pengurus PWI Provinsi Kepri lainya.
kata Atal,saat ini Natuna dimanjakan pemerintahan pusat, di pemerintahan presiden Jokowi,perhatian pusat kepada Natuna sangat luar biasa. Selain menjaga keamanan dan keutuhan Natuna sebagai bagian NKRI. Pihak pemerintah pusat banyak melakukan pembangunan infrastruktur struktur dasar dan memperkuat pertahanan di Natuna.
” Luar biasa pemandangan Natuna saat saya lihat dari pesawat.sudah lama saya ingin ke Natuna” Papar Ketum PWI Pusat, Atal S Depari kepada Bupati Natuna.
Ia juga jelaskan, untuk bisa hadir di Kabupaten Natuna, dirinya harus banyak merescedule agenda kegiatan di Jakarta.
” Terpaksa agenda lain kita batalkan dan di reshedule ulang,” ucap Atal sambil tertawa kepada Bupati Natuna.
Diterangkan Atal saat dirinya berkunjung ke Pelabuhan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Saat disana, Atal melihat tangga yang tingginya mencapai 850 meter.
” Tangga tersebut dibuat untuk para wisatawan dapat berphoto menikmati pemandangan alam sekitar, juga bisa dibuat untuk angkat pariwisata di Natuna,” ujar Atal.
Selain itu, Atal juga kagum dengan lokasi kantor bupati Natuna berada pada ketinggian yang bisa menghasilkan view alam Natuna yang indah.
Terkait kehadiran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)di Kabupaten Natuna, Atal meminta peran serta media dapat membangun Natuna lebih baik,katanya,
Kritik harus sesuai kode etik pers dan kritik mempunyai tujuan utama untuk sebagai kontrol sosial pembangunan Natuna.
Pada kesempatan ini,Bupati Natuna, Wan Siswandi berterimakasih atas kehadiran Ketum PWI pusat dan Ketua PWI provinsi Kepri di Natuna. Selanjutnya,bupati Natuna memaparkan kondisi Kabupaten Natuna.katanya,5 pilar sudah di bukakan pemerintahan pusat, hal ini sesuai
kondisi Natuna sebagai sebuah kepulauan yang terletak di perbatasan dengan 7 Negara Asing.
” Natuna itu menjadi rebutan, mempunyai potensi gas dan minyak terbesar.Presiden memandang, pertahanan wajib diperkuat di Natuna,” Ujar Wan Siswandi, Bupati Natuna.(9/12).
Selain itu, Wan Siswandi juga memaparkan, pihaknya kini berusaha untuk membangun Natuna. Akan hal itu, Bupati Natuna menjumpai para Mentri untuk pengajuan usulan pembangunan di Natuna.
“Kemarin jumpa dengan Erik Thorir, selain meminta untuk peningkatan sumber daya PLN di Natuna juga minta citylink hadir di Natuna agar mendapat Trayek tambahan dari Jakarta ke Batam ke Natuna, juga untuk Jakarta Kalimantan dan Natuna,” Jelasnya .
Tidak hanya itu, Wan Siswandi bersama wakil Bupati Natuna,Rodial Huda juga bertemu dengan Mentri pertahanan, bapak Prabowo terkait Natuna yang kini telah di tetapkan sebagai kawasan pertahanan.
Selain itu, Wan Siswandi bersama Rodial Huda juga bertemu Mentri agama untuk menjadikan Mesjid Agung dijadikan Islamic center untuk melahirkan karakter mental masyarakat yang baik dan benar.
” Kita boleh bangun fisik,namun kita juga harus mempunyai karakter mental yang baik,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Wan Siswandi juga berencana bertemu Mentri pariwisata,Sandiaga Uno untuk membahas dunia pariwisata di Natuna.
” Kita rencanakan event Paralayang dan paramotor ada di Natuna, tadi pihak Lanud sudah gelar di pantai Piwang,”Ungkap Bupati.
kalit










