TULANGBAWANG, Potretnusantara.id-Kampung Penawar salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap Lima pada pencairan DD (Dana Desa) tahap dua secara langsung kepada Tiga Puluh (30) Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Hal ini disampaikan Kepala Kampung Penawar Kecamatan gedung Aji Tulang Bawang Mawardi beserta perangkat desa lainnya yang menyerahkan Bantuan Langsung Tunai kepada penerima manfaat di Balai Kampung Penawar. Senin (28/06).
Salah satu warga yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut menyampaikan dengan adanya BLT merasa sangat terbantu dengan adanya program BLT tersebut.
“Terimakasih sekali kepada pemerintah baik pusat dan kampung yang telah memperhatikan orang- orang seperti kami khususnya saya,” ungkapnya.
Kepala Kampung Penawar Mawardi, menyampaikan sudah disalurkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) tahap Lima di bulan juni, dengan jumlah 30 (Tiga Puluh KPM).
“Sebelumnya Tiga Puluh Satu (31) KPM berhubung salah satu KPM telah meninggal dunia jadi tahap dua ini 30 KPM saja, dan alhamdulillah semua sudah tersalurkan sesuai data KPM,” ujarnya.
Lebih lanjut disinggung tentang pemberitaan beberapa media yang mengatakan bahwa ada salah satu warga yang sudah lanjut usia dan termasuk layak menerima bantuan tetapi tidak mendapat bantuan dan mengatakan bahwa pembagian BLT tidak tepat sasaran, kepala kampung penawar sangat menyayangkan hal tersebut.
“Mereka yang memberitakan hal tersebut sangat tidak profesional karena mereka tidak konfirmasi ke saya langsung untuk menanyakan prihal warga tersebut, saya lebih tau masyarakat saya karena ibu halipah tersebut sudah masuk kedalam data penerima Bantuan Sosial Tunai dari pusat, tapi dalam datanya masih menunggu, maka kebijakan kami pihak kampung untuk tidak memberikan BLT kepada ibu halipah khawatir akan terjadi double bantuan yang diterima dan akan memicu persoalan dikemudian hari,” Jelas Mawardi
Imbas dari pemberitaan itu dirinya di hubungi langsung oleh pihak inspektorat menanyakan prihal pemberitaan itu, dan dia menjelaskan sesuai data yang diterima dari Pendamping Sosial Kecamatan saya tunjukkan bukti keterangan yang terlampir, kalau mau bicara dirugikan dan merasa terganggu dengan pemberitaan yang tidak berimbang tersebut, dia mengaku terganggu, namun dirinya sangat mengapresiasi atas keaktifan warga yang sangat kritis dan cepat tanggap dalam melihat kejadian yang ada disekitar mereka.
“Tapi harapan saya kedepannya agar lebih mengedepankan profesionalitas dalam menyajikan informasi kepada masyarakat agar tidak terjadi miskomunikasi dan salah persepsi, dan sebagai pekerja pers lebih mengedepankan informasi yang berimbang dan menguji kebenaran informasi yang akan disajikan kepada publik,”tutupnya.
Nampak hadir dalam acara penyerahan Bantuan Langsung Tunai Tersebut Pendamping Lokal Desa (PLD) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Beserta jajaran aparaturkampung dan Beberapa tokoh Masyarakat setempat.
SSD










