BATAM, Potretnusantara.id-Pluralisme memiliki konsep sebagai landasan multikulturalisme. Multikulturalisme secara sederhana dapat dikatakan pengakuan atas pluralisme budaya. Pluralisme budaya bukanlah suatu yang given tetapi merupakan suatu proses internalisasi nilai-nilai didalam suatu komunitas.
Hal ini disampaikan Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaja saat sosialisasi kegiatan Empat Pilar MPR RI bersama Pimpinan, Manajemen dan karyawan Palm Spring Golf And Country Club Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Sabtu, (13/3).
“Pluralisme pada tatanan implementasinya, menuntut adanya interaksi antar kelompok yang berbeda dengan landasan saling menghormati dan toleransi satu sama lain. Ringkasnya, seluruh komponen plural yang terlibat di dalamnya memiliki kedudukan yang sama. Sama dalam artian sama-sama berhak untuk dihormati, sama-sama berhak untuk dihargai, dan sama-sama berhak untuk diayomi oleh negara. Sampai di sini, kita dapat melihat dengan jelas, keberadaan posisi pluralisme sejatinya adalah dalam ranah sosial, bukan yang lain,” papar Haripinto pada saat membuka acara sosialiasi.
Penyataan Haripito tersebut sangat relevan dengan kenyataaan bahwa beberapa tahun belakang, istilah pluralisme malah mengalami pembiasan. Agama yang notebenenya merupakan salah satu faktor keberagaman, menyeruak menjadi isu utama dan memonopoli istilah pluralisme. Muncullah kemudian apa yang disebut “pluralisme agama”.
“Padahal, Pluralisme memiliki konsep sebagai landasan multikulturalisme. Multikulturalisme secara sederhana dapat dikatakan pengakuan atas pluralisme budaya. Pluralisme budaya bukanlah suatu yang given tetapi merupakan suatu proses internalisasi nilai-nilai didalam suatu komunitas. Multikulturalisme memiliki sebuah ideologi dan sebuah alat atau wahana untuk meningkatkan derajat manusia, maka konsep kebudayaan harus dilihat dalam perspektif fungsinya bagi kehidupan manusia. Sebagai sebuah ide atau ideology. Bahwa Bhineka Tunggal Ika menawarkan suatu alternatif melalui penerapan strategi dan konsep yang menciptakan pemanfaatan multikulturalisme yang ada dimasyarakat.” Imbuh Haripinto Kembali.
Untuk menghadapi tantangan dan ancaman bangsa tersebut, menurut politisi yang akrap dengan gelar senator seribu pulau ini, menekankan bahwa Bahwa Keanekaragaman budaya bangsa Indonesia merupakan Kebhinnekaan sistem sosial dan budaya Indonesia merupakan kenyataan yang tidak mungkin diingkari dan sudah final serta teruji secara historis.
Dengan keanekaragaman yang ada pada bangsa Indonesia ini tidak diharapkan menuju ke arah perpecahan, tapi harus menuju pada persatuan dan kesatuan bangsa.
Sementara itu, Pimpinan, Manajemen dan karyawan Palm Spring Golf And Country Club Kota Batam sebagai peserta acara sosialisasi menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya karena sudah bisa ikut berpartsipasi dalam acara sosialisasi tersebut. Sebagai tindak lanjut, Pimpinan, Manajemen dan karyawan Palm Spring Golf And Country Club Kota Batam berkomitmen untuk dapat untuk menjadi utusan Negara untuk mensosialisasikan nilai nilai kebangsaan dan kenegaraan.
Dalam kesempatan kegiatan tersebut, ditengah kondisi covid 19 Haripinto membagikan paket sembako untuk seluruh pekerja yang ada di Palm Spring golf.
Nando










