KARIMUN, Potretnusantara.id-Bupati Karimun, Aunur Rafiq menunjukkan keseriusannya dalam melakukan pembangunan perpanjangan landasan Bandar Udara Raja Haji Abdullah (RHA) Sei Bati, keseriusan tersebut ditunjukkan dengan diadakannya rapat terbatas antara Pemerintah Daerah bersama DPRD Karimun beserta pihak Bandara, Rabu (5/2) di Ruang Rapat Bandara Raja Haji Abdulah.
Bupati Karimun dalam rapat terbatas tersebut menginginkan pembangunan perpanjangan landasan Bandara RHA persiapannya harus diselesaikan secepetnya. Hal ini mengingat amanah dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerjanya saat meninjau bandara RHA sabtu (1/2) minggu lalu
“Ini sesuai permintaan Bapak Menteri bahwa kita daerah harus segera menyelesaikan lahan yang dibutuhkan,”kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat memimpin rapat
Bupati menjelaskan perlu dilakukan pendataan atau inventarisir seluruh pemilik lahan yang berada pada area perluasan landasan yang akan dibangun sehingga perlu dilakukan pengukuran lahan yang dibutuhkan untuk mendapatkan data pemiliknya.
Rafiq menyampaikan, hasil dari seluruh pendataan yang dilakukan hari ini akan dijadwalkan kembali untuk rapat lanjutan pada hari Senin (10/2). Dikatakan, jika nantinya setelah dilakukan pengukuran dan pengecekan status tanah pada area perpanjangan landasan ditemukan bahwa tanah tersebut merupakan hutan lindung, maka kepemilikan surat yang dimiliki masyarakat tidak dapat dipertanggung jawabkan.
“Sepanjang mereka punya surat dan kita lihat status tanah itu maka akan kita undang mereka. Namun kalau memang status tanah tersebut hutan lindung, maka kita (pemda) menggunakan proses pinjam pakai kepada Gubernur atau ke pusat,”jelasnya
Rafiq menambahkan pemerintah daerah mengharapkan proses persiapan pembangunan RHA berjalan dengan baik sehingga diharapkan semua pihak untuk mendukung pembangunan tersebut.
Pantauan dilapangan, usai melakukan rapat terbatas Bupati Karimun Aunur Rafiq juga langsung meninjau lapangan melibatkan DPRD Karimun, pihak bandara, OPD terkait, Camat, Kapolsek, Danramil beserta Lurah. Diberitakan sebelumnya, pemerintahan pusat melalui Kementerian Perhubungan menggelontorkan dana sebesar 100 Miliar rupiah untuk perpanjangan landasan RHA sepanjang 200 meter.
edoreynaldi











Discussion about this post