KARIMUN, Potretnusantara.id-Wakil Bupati Karimun, H Anwar Hasyim mengatakan terkait belum cairnya gaji honorer dan TPP saat ini adalah dikarenakan pemerintah Kabupaten Karimun sedang melaksanakan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) Serta Perubahan Prioritas dan Flafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2021.
Wabub menjelaskan, pemerintah daerah Kabupaten Karimun masih menunggu hasil rapat tersebut baru akan di lakukan pencairan.
“Disini kita sedang melakukan penyesuaian, jika nanti hasilnya ada penurunan atau pun kenaikan baru nanti akan kita cairkan,”ucap Wakil Bupati Anwar Hasyim. Kamis (19/8).
Dalam hal ini, ia menjelaskan untuk mencairkan harus berlandaskan hukum, dan tetap menunggu rasionalisasi,
“Kita harap pengurusan agar cepat selesai agar para honorer dan TPP bisa menerima haknya dengan segera,”pungkasnya.
Sementara itu ia menambahkan terkait pengurangan ASN dan non ASN, Wabub menyampaikan bahwa jumlah pegawai Non ASN atau honorer sebanyak 8 ribu orang se-Kabupaten Karimun terdiri dari Honor Insentif, kantor dan kontrak.
“Ini baru asumsi yang paling terburuk belum final, apabila pegawai Non ASN akan di rumahkan nantinya atau tidak,” jelanya.
Putri










