PALAS, Potretnusantara.id – Disela-sela kesibukannya menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Padang Lawas (Palas) drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu C.Ht.MM.M.Si ,sempatkan diri meninjau pelaksanaan vaksinasi peserta didik, di SDN 0102 Sibuhuan, Kecamatan Barumun. Jum’at (18/3).
Dalam kunjungan itu Plt Bupati Zarnawi didampingi Sekda, Arpan Nasution S.sos, Kapolres AKBP Indra Yanitra Irawan SIK, M.Si, Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Polda Sumut, Kombes Bostang Panjaitan.
Kadis Sosial Achmad Fauzan Nasution SQ, SHi, M.Pdi, Kadis Kesehatan dr. Ummy Sahara Matondang, direktur RSUD Sibuhuan dr. Elni Rubianti Daulay, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Rosidawati Suriani Pulungan SPd serta Kepala Puskesmas Sibuhuan Hj Nurhalimah Hasibuan selaku Tim Injector.
Kunjungan Plt Bupati menyapa peserta didik yang di vaksin serta menjelaskan tujuan vaksinasi adalah agar seluruh peserta didik terhindar dari penyakit Covid-19.
“Bapak sudah di vaksin bahkan sudah tiga kali, Alhamdulillah sehat. Jadi jangan takut divaksin agar badan tetap sehat dan tidak mudah diserang Covid-19 ok,” ujar Plt Zarnawi.
Plt Bupati juga mengucapkan terima kasih dan memberikan semangat kepada petugas medis dan Tim Injector selaku garda terdepan dan juga corong pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19 di Palas.
“Terima kasih dan tetap semangat kepada seluruh petugas medis, jangan pernah lelah, jadilah corong ditengah masyarakat untuk memberikan edukasi, karena ini adalah tugas mulia dalam upaya menyelamatkan Palas dari bahaya Covid-19,” tutur Plt Zarnawi.
Kepsek SDN 0102 Sibuhuan, Zerminah Siregar, SPdI, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan nasihat yang disampaikan Plt Bupati agar peserta didik di sekolah ini tidak takut atau khawatir kalau di vaksin.
“Edukasi yang disampaikan Pak AZP luar biasa, beliau mengatakan kepada peserta didik sudah vaksin sebanyak tiga kali, tentu menambah keyakinan mereka untuk tidak takut maupun khawatir saat di vaksin,” kata Zerminah.
Kepsek Zerminah mengakui sebagai salah satu sekolah yang berada di pusat kota Sibuhuan, pihaknya banyak menerima informasi dari peserta didik juga orang tua sehingga menyebabkan ke khawatiran kalau anaknya di vaksin.
Sehingga pihaknya serta jajaran tenaga pendidik selalu menerapkan komunikasi persuasif dan humanis, tanpa ada tekanan terhadap peserta didik maupun orang tua.
“Alhamdulillah total keseluruhan peserta didik kita yang vaksin dosis I sudah 484 orang, sedangkan untuk vaksin dosis II sebanyak 234 orang, dari 700 orang peserta didik, dan program vaksinasi masih terus berjalan di sekolah,” terangnya.
Sedangkan bagi peserta didik yang belum mau di vaksin Kepsek Zerminah sudah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PPJ) bagi peserta didik yang belum di vaksin.
Tampak vaksinasi pihak sekolah memberikan hadiah berupa buku dan alat tulis bagi peserta didik yang sudah di vaksin.
Robert Nainggolan










