TAPUT, Potretnusantara.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara berhasil meringkus seorang pria yang diduga merupakan penyalahguna narkoba jenis sabu, Rabu (13/10/2020) sore kemarin sekira pukul 14.00 Wib.
Dua hari setelah diamankan di Mapolres Tapanuli Utara, pria bernama Daniel Silitonga (33) tersebut–warga Dusun Pangipaipaan, Desa Sipahutar I, Kecamatan Sipahutar–kemudian meningal dunia.
Berghen Silitonga (42), abang kandungnya mengatakan, penangkapan terhadap adiknya itu telah menimbulkan trauma ketakutan kepada anggota keluarga mereka.
“Terlebih saat penangkapan polisi memukuli dan menodongkan senjata api kepada adik saya, disaksikan anak-anak saat penangkapan di dalam rumah mereka,” katanya.
Ia menjelaskan, saat menangkap adiknya, polisi menemukan bungkusan rokok warna coklat, bungkusan plastik dan botol plastik.
“Setelah isi rumah digeledah petugas membawa adik saya dengan tangan diborgol,” katanya.
Berselang satu jam kemudian, polisi kembali ke rumah tersebut lalu melakukan penggeledahan dan bertanya soal timbangan. Saat itu, menurut Bergen, adiknya yang dalam kondisi terborgol telah dipukuli polisi.
“Sebelumnya, hari Kamis (14/10/2021) kami berniat menjenguk dan membawa pakaiannya ke Polres Taput. Tapi kami tidak diizinkan polisi bertemu dengan adik saya,” lanjut Berghen.
Selanjutnya, pada hari Jum’at (15/10/2021), Berghen dan keluarga menerima kabar dari salah seorang kerabat mereka yang bekerja di RSUD Tarutung bahwa adiknya itu sudah meninggal dunia.
“Kami terkejut mendengar kabar kematian adik kami. Sebab selama ini adik kami tidak ada rekam medisnya mengidap penyakit apapun selama dia hidup. Maka itu kami sudah laporkan kejadian ini ke Propam Polres Taput,” kesalnya.
Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa tim Sat Resnarkoba telah menahan Daniel Silitonga.
“Keterangan dari penjagaan pada saat serah terima piket jaga Jum’at (15/10/2021) jam 08.00 Wib, dan pengecekan tahanan, tersangka Daniel Silitonga dalam keadaan sehat. Bahkan tersangka masih ikut berjemur sinar matahari di lapangan Polres Taput,” katanya.
Namun, sekira pukul 11.00 wib, Daniel dikatakan mengeluh sakit lalu memanggil petugas yang menjaga tahanan.
“Lalu petugas kita membawa tersangka ke RSU Tarutung dan setelah tiba di rumah sakit, tersangka meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan kesehatan klinik Polres dan juga identifikasi kita, tidak ada tanda-tanda luka dan memar di tubuh tersangka,” urainya.
Untuk memastikan penyebab kematian Daniel, jenazahnya saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut dalam rangka otopsi.
“Saat ini keluarga sudah diberitahu atas meninggalnya tersangka,” paparnya.
Kapolres Taput AKBP Ronal FC Sipayung ketika dikonfirmasi juga mengamini adanya seorang tersangka narkoba yang meninggal dunia dan pihak keluarganya tidak terima.
“Keluarga sudah membuat laporan pengaduan di Polres. Akan kita tindaklanjuti,” katanya, Sabtu (16/10/2021) sekira pukul 17.03 Wib.
“Tadi siang saya sudah ke rumah duka dan bertemu keluarga, mereka meminta agar laporan mereka di proses. Kita sudah sampaikan apabila ada ketidakprofesional anggota, akan kita tindak tegas,” lanjut Kapolres Ronal.
“Saya juga td menyampaikan permohonan maaf apabila ada ketidakprofesionalan anggota dalam melakukan penangkapan.
Untuk penyebab kematian, kita menunggu hasil otopsi dan pemeriksaan Labkrim, Terimakasih,” pungkasnya.
Rian Marbun










