KARIMUN, Potretnusantara.id-Aliran Listrik di sebahagian besar pulau Karimun Besar padam, kondisi ini terjadi sekira pukul 18.00 wib hingga pukul 20.30 wib sehingga menimbulkan kepanikan dimasyarakat.
Putusnya aliran listrik seolah dikaitkan oleh masyarakat sebagai bentuk kembalinya dimasa jaman perang.
“Seolah kita kembali dimasa jaman perang, padahal kita sudah kemerdekaan ya,”kata seorang kakek yang sudah berumur 88 tahun.
Dia mengenang saat kejadian peperangan jaman dahulu dimana dalam mendapatkan informasi tidaklah segampang saat ini.
“Dulu listrik tidak, informasi sangat terbatas tidak seperti saat ini semuanya sudah serba tersedia, jadi kalian jagalah kemerdekaan ini dengan baik,”pesannya bijak. Sabtu (17/8) sambil menunggu listriknya hidup.
Dede cucu sang kakek merasa penasaran dengan cerita sang kakek yang menceritakan kondisi jaman dahulu yang dalam pikirannya sangat berbeda dengan jaman saat ini.
“Berarti dulu sepilah ya Kek, tapi pasti lebih nyaman dari saat ini apalagi tentang persatuan dan kesatuan,”katanya kepada sang Kakek.
Sang Kakek kembali bercerita bahwa kondisi dan situasi tentu pasti berbeda, apalagi dijaman perang yang membuat ruang gerak pasti terbatas.
“Syukurnya kita merdeka, kemerdekaan inilah yang perlu dijaga, dirawat dan dipertahankan melalui rasa cinta terhadap tanah air,”katanya.
ery.









