KARIMUN, Potretnusantara.id- Dalam penangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun, Bupati Karimun Aunur Rafiq memimpin rapat koordinasi penanganan covid-19, dan percepatan vaksinasi, pelaksanaan dilaksanakan di Gedung nasional Kabupaten Karimun, Minggu (15/08).
Dalam hal ini, Bupati Karimun menyikapi angka kematian yang tergolong tinggi, selama dua pekan terakhir ini dan melihat masih banyaknya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di rumah dan dalam hal ini, ia meminta agar isolasi mandiri dilakukan pengurangan.
“Kita akan mengurangi angka masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dirumah, pasalnya isolasi mandiri dinilai sangat rentan, maka dari itu diperlukan komitmen dan ketegasan aparat untuk tegas melakukan isolasi terpadu bagi masyarakat yang terpapar covid-19,”ucap Aunur Rafiq.
Dengan begitu, Bupati Karimun menegaskan kepada para kepala puskemas agar bersikap tegas terhadap masyarakat yang terpapar covid-19 untuk menyampaikan bahwa masyarakat tersebut layak melakukan isolasi mandiri atau tidak itu harus berdasarkan hasil evaluasi oleh dokter yang menangani.
“Untuk para Kepala puskesmas agar tegas dalam melakukan penagan covid-19 dan untuk menyampaikan apakah masyarakat yang terpapar covid-19 tersebut layak melakukan isolasi mandiri atau tidak itu harus berdasarkan hasil evaluasi oleh dokter yang menangani,”harapnya.
Selain itu, Bupati Karimun mengharapkan kepada RT/RW lebih berperan untuk melakukan pengendalian dan mengawasi terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri. Selain RT/RW, diminta para Camat, Lurah, Kepala UPT. Puskemas setiap minggunya melakukan rapat terhadap penatalaksanaan masyarakat yang melakukan isolasi mandiri khususnya di daerah zona merah.
Dan yang terakhir Bupati Karimun mengharapkan peran Satpol PP agar lebih mengoptimalkan operasi yustisi terhadap kepatuhan prokes masyarakat terlebih lagi di tempat-tempat keramaian seperti cafe, rumah makan, dan tempat-tempat hiburan malam.
Putri









