Natuna, Potretnusantara.id-Penampakan seekor buaya berwana hitam sepanjang 3 meter tiba tiba saja muncul di sekitar pelabuhan Desa Hilir,Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna.
Pagi hari itu,Buaya tersebut membuat geger warga sekitar Desa Hilir. Pasalnya tidak pernah reptil pemangsa ini melakukan aktifitasnya disekitar pelabuhan.
Kehadiran buaya tersebut sempat di usir oleh warga, namun buaya tidak hiraukan,binatang reptil pemangsa ini tetap bertahan disekitar pelabuhan.
Syamsurizal,Kades hilir, katakan, pada tanggal 29 September 2024 tepatnya pada pagi hari, tiba tiba saja terlihat kehadiran buaya berwana hitam dengan panjang 3 meter mendekati wilayah pelabuhan. Buaya tersebut tetap bertahan di pelabuhan.
” Karena tidak mau di usir dengan baik,buaya sempat di usir dengan lemparan batu. Namun buaya juga tetap bertahan di pelabuhan” ucap Syamsurizal,kades Hilir,30 September 2024.
Akan hal itu, Warga menangkap buaya tersebut dengan melemparkan tali jaring untuk menjerat sehingga bagian mulut buaya terlilit tali jaring tersebut.
Selanjutnya,buaya tersebut dinaikan ke pelabuhan untuk diungsikan sementara di dekat kantor Koramil Serasan.
” Nantinya buaya akan dilepas kembali kehabitatnya di sekitar perairan Mangrove laut Serasan ” terangnya.
Syamsurizal juga menegaskan, kehadiran buaya di pelabuhan merupakan hal yang perdana terjadi. Dia juga menjelaskan,untuk binatang reptil pemangsa ini cukup banyak terlihat disekitar perairan Mangrove laut Serasan. Namun tidak pernah menganggu kehidupan nelayan atau pun warga Serasan.
Diketahui, buaya yang ditangkap warga Desa Hilir dalam keadaan hidup, buaya tersebut juga tidak mengalami luka luka.
Saat ditangkap, warga juga menghitung panjang buaya yang hasilnya mencapai sekitar 3 meter.
kalit










