BATAM, Potretnusantara.id-Beredarnya pesan berantai terkait akan terjadinya tsunami di Batam dan sekitarnya membuat masyarakat panik, hal ini juga menigat kondisi Kepulauan Riau yang dilanda huja deras hari ini sehingga mendukung kebenaran akan terjadinya tsunami.
Akan hal tersebut, Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Kota Batam memastikan bahwa Wilayah Kepulauan Riau khususnya Kota Batam dan Kabupaten Bintan bukan merupakan wilayah yang dilalui oleh sesar aktif.
“Wilayah kita ini bukan wilayah sesar aktif, sehingga bukan merupakan wilayah yang rawan gempa,”kata Kepala Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan kepada potretnusantara.id. Selasa (17/9) malam.
Dia menambahkan, sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi (penyebab terjadinya tsunami) dengan tepat dan akurat, kapan, dimana, dan berapa kekuatannya.
“Untuk itu, kita pastikan bahwa hingga saat BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi,”katanya memastikan karena banyak beredar pesa berantai akan terjadinya tsunami di Kota Batam.
Dia meminta semua pihak tidak panik akibat informasi yang beredar saat ini, dan jangan terpancing issu issu negatif yang mungkin sengaja di sebar oleh orang atau kelompok yang sengaja menyebar hoaks
“Kami himbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang beredar. Apabila ingin mengetahui lebih jelas dapat menghubungi kontak center: 0813 1470 7352,”pesannya.
Pantauan dilapangan saat ini, akibat intensitas hujan yang turun deras dan disertai angin kenjang beberpa bangunan dan pohon di wilayah Batam khususnya dan Karimun mengalami kerusakan.
nando










