KARIMUN, Potretnusantara.id-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah terus menjadi perbincangan hagat di Kabupaten Karimun, hal ini terlihat dari mulai pemasangan alat-alat kampanye para calon, adanya issu politik uang dan lainnya.
Banyak pihak mulai memberikan komentar beragammnya, mengingat proses ini rantan dengan dugaan berbagai trik-trik curang yang dilakukan oranga atau kelompok yang kurang bertanggung jawab.
Untuk itu, perlu para penyelenggara kegiatan Pemilihan Kepala Daerah seperti Bawaslu, KPU, Gakumdu maupun dari masyarakat perlu melakukan kerjasama untuk melakukan pengawasan.
“Ini tanggung jawab kita bersama,”kata Adrison, SH yang juga dulu merupakan mantas petugas di Bawaslu. Rabu (2/10) kepada potretnusantara.id melalui handphone selulernya.
Dia mengatakan, fenomena ini perlu diawasi dengan serius mengingat demokrasi yang harus dijunjung tinggi di negeri ini.
“Ini masalah moral dan akhlak, jika kita sebagai petarung membiasakan hal-hal yang tidak lazim makan proses seperti ini akan menjadi kebiasaan yang sulit diubah, makanya dari sekrang kita harus jaga marwah ini,”katanya serius.
Di menyerankan, dimana saat ini tidak cukup hanya menyediakan kontak pengaduan tentang hal-hal yang dirasa menyelahi aturan, tetap harus proaktif melakukan pengawasan di lapangan.
“Kan disetiap Kecamatan ada petugasnya, artinya cukup mampu untuk melakukan pengawasan yang tepat, ini harus direpakan,”katanya.
Dia berharap perjalanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun ini tidak terjadi gejolak yang tentu akan merugikan masyarakat itu sendiri.
“Kita berharap semuanya berjalan baik,”harapnya.
ery










