KARIMUN,Potretnusantara.id–Pada hari ke tiga, Bakal Calon (Balon) Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo mengawali kegiatannya dengan safari subuh bersama para Ulama di Masjid Al-Falah, Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.
Selanjutnya pada siang harinya di Posko SINERGI mengadakan pertemuan dengan para relawan di Telaga Harapan Kolong, Jumat (18/9). Dalam kesempatan itu, Soerya banyak menyampaikan pesan yang salah satunya tentang kontrak politik yang baik dan benar.
“Mari kita wujudkan Pilkada damai, mari kita tunjukkan bahwa kira semua saudara. Bila perlu, ketiga pasangan ini nantinya membuat kontrak politik sebagai saudara. Kita sadari menang dan kalah dalam pertandingan adalah hal yang biasa,” papar Soerya Respationo.
Disisi lain, menanggapi seputar generasi Millenial di Kabupaten Karimun, Soerya mengungkapkan bahwa generasi Millenial adalah asset bangsa. Untuk itu, adalah merupakan kewajiban dari pemerintah untuk menjaga dan mendidiknya. Karena generasi muda juga merupakan generasi pemimpin untuk bangsa dan negara.
“Siapapun nantinya yang dipercaya masyarakat menjadi gubernur, harus memperhatikan anak mudagenerasi milenial. Generasi ini harus dibimbing sehingga memilki persiapan estafet kepemimpinan dimasa mendatang,”pintanya, Jumat (18/9).
Soerya mengatakan, pesta demokrasi nanti haruslah dengan suasana penuh kegembiraan dan suka cita. Bukan dilakukan dengan cara hal yang membuat rusuh antar relawan dan masyarakat di Kabupaten Karimun.
“Tiga Pasangan Calon Gubernur ini harus sepakat, yaitu menjalankan Pilkada damai, jujur, dan tidak saling melakukan kampanye hitam atau bersifat negative champaigne,” lanjutnya
Soeryo berharap, Kabupaten Karimun bisa menjadi kabupaten yang demokrasi. Dengan memandang dari sudut normatif, karena demokrasi itu dari pmerintah, oleh rakyat dan untuk rakyat.
“Elemen pendukung ya harusnya seperti itu, bukan soal efektif atau nggak. Tapi ini normatif,” tegasnya
sonithayolla










Discussion about this post