KARIMUN, Potretnusantara.id-Memasuki hari kedua setelah bencana puting beliung melanda masyarakat Kecamatan Meral di Kelurahan Baran Barat dan Baran Timur, Tagana Kabupaten Karimun terus melakukan pelayanan maksimal kepada para korban.
Ketua Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana(TAGANA), Dedy Risdianto mengatakan saat ini pihaknya bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan sedang melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh korban bencana puting beliung yang terjadi Selasa (10/11) pagi lalu.
Dikatakan, saat ini kebutuhan dari peninjauan awal dibutuhkan beberapa bahan untuk melakukan perbaikan atau mengganti bahan rumah yang rusak seperti atap rumah.
“Kalau untuk bahan material belum terpenuhi, karena kita ketahui bahan-bahan tersebut mahal harganya,”kata Dedy, Rabu (11/11).
Dia menyadari bahwa untuk pemenuhan kebutuhan tersebut adalah kewajiban pemerintah, namun dikatakan bahwa untuk melakukan percepatan pembangunan tidak tertutup kemungkinan juga ada para pihak yang bersedia untuk memberikan bantuan.
“Memang kita ketahui bahwa memang ini menjadi tanggung jawab pemerintah, namun tidak tertutup kemungkinan juga ada pihak donatour yang ingin berbagi,”katanya
Dedy menjelaskan, penaganan sementara dari pihaknya memberikan kembes dan matras sementara, sedangkan untuk kebutuhan makanan untuk sehari-hari sudah ada bantuan dari beberapa pihak dan dari pemerintah.
“Namun tentu kita harapkan adanya juga kebutuhan nutrisi bagi para korban, misalnya susu, telor dan yang lainnya, jika ada ini sangat membantu sekali bagi mereka, dengan demikian masyarakat terdampak tetap sehat,”harapnya
Dia juga berharap agar para relawan juga sehat dalam menjalankan tugasnya, dimana saat ini diketahui dimasa pandemi perlu juga kekebalan tubuh yang baik bagi para relawan.
Dia juga mengakui, sejauh ini ada bebera komunitas yang sudah turut berpartisipasi dalam penanggulangan bencana tersebut.
“Ada komunitas yang sudah memberikan sumbangan seperti indomie dari MAC, juga ada dari pengusaha rumah makan dan dari toko,”jelasnya.
risky











Discussion about this post