Potretnusantara.id, NATUNA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas kembali ditegaskan melalui pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang mengusung tema “Disiplin Asrama, Unggul di Akademik” itu secara resmi dibuka oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Kamis (6/8/2026), di Komplek Gerbang Utaraku, Asrama Haji Natuna, kawasan Masjid Agung Natuna.
Sebanyak 90 peserta didik baru mengikuti MPLS sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter, kedisiplinan, dan semangat belajar melalui sistem pendidikan berbasis asrama yang menjadi ciri khas Sekolah Rakyat.
Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, Sekretaris Daerah H. Boy Wijanarko Varianto, unsur DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna, Bumiselan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kabupaten Natuna memperoleh kuota sebanyak 90 siswa dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Bupati Cen Sui Lan, menjadi energi positif dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat. Ia menilai Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Bumiselan juga memperkenalkan para Taruna TNI Angkatan Laut yang akan membina kehidupan para siswa di lingkungan asrama. Para taruna akan berperan menanamkan nilai disiplin, kemandirian, kepemimpinan, serta tanggung jawab selama proses pendidikan berlangsung.
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi wadah membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ia mengatakan, tema “Disiplin Asrama, Unggul di Akademik” memiliki makna yang sangat mendalam karena kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun karakter sekaligus menjadi kunci keberhasilan dalam dunia pendidikan.
“Disiplin bukan hanya tentang menaati aturan, tetapi juga membangun kebiasaan baik yang akan menjadi bekal untuk meraih prestasi akademik maupun kesuksesan di masa depan,” tegas Cen Sui Lan.
Bupati juga mengajak seluruh peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menghormati guru dan para pembina, serta menjaga kebersamaan dengan sesama siswa selama menjalani kehidupan di asrama.
Menurutnya, lingkungan belajar yang kondusif akan melahirkan generasi Natuna yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki daya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Cen Sui Lan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, pembina asrama, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan semua pihak yang telah bersinergi menghadirkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia juga mengajak para orang tua agar memberikan kepercayaan penuh kepada sekolah dalam membina putra-putri mereka menjadi generasi yang tangguh dan berprestasi.
“Melalui pendidikan yang baik dan disiplin yang kuat, kita berharap lahir generasi Natuna yang unggul, berintegritas, dan mampu membawa perubahan bagi daerah serta masa depan Indonesia,” tutupnya. (Kalit)









