Potretnusantara.id,Natuna– Bupati Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik meninjau langsung lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan gudang Bulog di Kecamatan Pulau Laut, Kamis (22/5/2026).
Peninjauan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Natuna, Forkompinda dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam menghadirkan ketahanan pangan yang kuat bagi masyarakat di wilayah perbatasan terluar Indonesia.
Di tengah hamparan laut perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara lain seperti Thailand dan Vietnam, Cen Sui Lan menegaskan bahwa perhatian pemerintah pusat melalui Bulog menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara di kawasan terdepan NKRI.
Menurutnya, wilayah kepulauan seperti Pulau Laut memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Saat musim utara dan cuaca ekstrem melanda, distribusi logistik dan kebutuhan pokok masyarakat sering mengalami hambatan akibat gelombang tinggi dan keterbatasan transportasi laut.
Karena itu, keberadaan gudang Bulog dinilai menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar fasilitas penyimpanan pangan biasa.
“Ketahanan pangan di wilayah perbatasan adalah bagian dari kedaulatan negara. Negara harus hadir memastikan masyarakat di pulau-pulau terluar tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok,” tegas Cen Sui Lan saat meninjau lokasi.
Bupati Natuna mengatakan, pemerintah daerah sengaja mempersiapkan lahan secara matang agar Bulog dapat segera merealisasikan pembangunan gudang penyimpanan bahan pokok, terutama beras dan kebutuhan sembako lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tidak mengalami kesulitan pangan ketika cuaca buruk melanda dan distribusi laut terganggu.
“Kami tidak ingin masyarakat di perbatasan merasa sendiri. Kehadiran gudang Bulog nantinya akan menjadi simbol kehadiran negara untuk menjaga masyarakat di garis terdepan Indonesia,” ujarnya.(21/5)
Tak hanya di Pulau Laut, Pemerintah Kabupaten Natuna juga menyiapkan pembangunan gudang Bulog di Kecamatan Serasan dan Kecamatan Midai.
Ketiga wilayah tersebut merupakan kawasan kepulauan yang sangat bergantung pada distribusi laut dan rawan terdampak cuaca ekstrem, khususnya saat musim angin utara.
Cen Sui Lan berharap langkah cepat pemerintah daerah dalam menyiapkan lahan dapat menjadi sinyal kuat bagi pemerintah pusat dan Bulog bahwa masyarakat Natuna sangat membutuhkan penguatan infrastruktur logistik pangan.
Di bawah terik matahari dan angin laut perbatasan, Cen Sui Lan bersama rombongan tampak meninjau langsung titik-titik lahan yang akan dipersiapkan.
Baginya, pembangunan di wilayah perbatasan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang menjaga kehidupan masyarakat dan memperkuat kehadiran negara di beranda terdepan Indonesia.
“Gudang ini nantinya bukan hanya menyimpan beras, tetapi menjadi penyangga kehidupan masyarakat perbatasan dan bagian penting dari menjaga NKRI,” tutup Cen Sui Lan.(Kalit)










