Potretnusantara.id, Natuna – Di tengah krisis air bersih yang melanda wilayah Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, kehadiran personel Polres Natuna menjadi harapan bagi warga. Sudah lima hari tanpa pasokan air dari PDAM, masyarakat akhirnya mendapat bantuan air bersih yang diantar langsung oleh aparat kepolisian ke lingkungan permukiman.
Dengan penuh kepedulian, personel Polres Natuna tampak sigap membantu warga, mulai dari mengatur distribusi hingga ikut mengangkat dan menyalurkan air ke tempat penampungan milik warga. Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas saat aparat dan masyarakat saling bahu-membahu.
Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas, melainkan bentuk empati dan tanggung jawab kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan, terutama saat warga menghadapi kesulitan seperti ini,” ujarnya.
Bantuan air bersih ini disalurkan berdasarkan laporan dan permintaan langsung dari warga yang terdampak. Personel di lapangan bergerak cepat, menyasar titik-titik yang mengalami kekurangan air paling parah.
Eki, salah satu warga Batu Hitam, mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan. Ia menyebut, kondisi tanpa air selama beberapa hari cukup menyulitkan aktivitas sehari-hari.
“Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah membantu kami. Sudah lima hari kami tidak dapat air, dan bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.(1/5/2026)
Aksi humanis yang ditunjukkan personel Polres Natuna ini menjadi gambaran nyata bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam situasi apa pun.
Di tengah keterbatasan, kepedulian sederhana seperti ini menjadi harapan besar bagi warga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(Kalit)









