Potretnusantara.id, Natuna — Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026, Polres Natuna menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Seligi 2025, Kamis (18/12/2025) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Natuna, Jalan H. Adam Malik, Air Mulung, Kecamatan Bunguran Timur tersebut dihadiri sekitar 30 peserta dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan.
Rakor lintas sektoral ini dipimpin langsung oleh Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, SH., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, dan dihadiri Bupati Natuna yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna H. Boy Wijanarko Varianto, SE. Turut hadir Pjs Pasops Lanal Ranai Kapten Laut (P) Dian Sri Hariyadi, pimpinan OPD terkait, perwakilan Kementerian Agama, FKUB, FKDM, MUI, LAM, serta unsur organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Sebagai bentuk sinergi lintas agama, rapat koordinasi ini juga dihadiri para tokoh gereja di Kabupaten Natuna. Hadir Perwakilan Gereja Katolik Bapak Adrian, Pendeta Josua Sitorus dari HKBP Ranai, Pendeta Victor S. dari GPIB Ranai, serta Pendeta W. Harahap dari GBI Ranai. Kehadiran para pendeta tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga toleransi, keharmonisan, dan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dalam sambutannya, Kapolres Natuna menegaskan bahwa pengamanan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, mulai dari potensi gangguan kamtibmas, ancaman terorisme, kemacetan lalu lintas, hingga risiko bencana alam.
“Melalui Operasi Lilin Seligi 2025, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat bersinergi untuk menjamin umat dapat beribadah dan merayakan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Kapolres.
Kapolres menjelaskan, sasaran pengamanan meliputi gereja dan tempat ibadah umat Kristiani, lokasi perayaan malam Tahun Baru, pusat keramaian, jalur lalu lintas rawan kecelakaan dan kemacetan, pelabuhan dan bandara, serta objek vital nasional dan strategis.
Ia juga menekankan bahwa Kabupaten Natuna sebagai wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, sehingga pengamanan transportasi laut, keselamatan pelayaran, serta aktivitas naik-turun penumpang di pelabuhan menjadi perhatian utama guna mencegah terjadinya kecelakaan laut selama libur Natal dan Tahun Baru.
Lebih lanjut, Kapolres Natuna menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru dilaksanakan dengan pendekatan berbasis toleransi beragama, mengedepankan prinsip humanis, inklusivitas, kebersamaan, keadilan, dan kesetaraan.
“Pengamanan berbasis toleransi merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga persatuan, keharmonisan, serta kebhinekaan masyarakat Natuna yang majemuk,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna H. Boy Wijanarko Varianto, SE menyampaikan apresiasi kepada Polres Natuna atas terselenggaranya rakor lintas sektoral tersebut. Ia menilai sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci terjaganya situasi aman dan kondusif di Kabupaten Natuna.
“Pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui koordinasi ini, kita berharap seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Natuna Hj. Rif’ah membacakan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam edaran tersebut, umat Kristen dan Katolik diimbau melaksanakan ibadah secara sederhana, khidmat, tertib, serta menjalin koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Selain itu, panitia penyelenggara juga diimbau menerapkan prinsip ramah lingkungan, tidak melakukan pawai atau arak-arakan, serta menyiapkan petugas kesehatan dan mitigasi bencana untuk kegiatan berskala besar.
Rapat koordinasi ditutup dengan kesimpulan bahwa melalui kesiapan dan kerja sama lintas sektoral, pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025 di Kabupaten Natuna diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat. Kegiatan berakhir pukul 11.15 WIB dalam situasi aman dan terkendali. (Kalit)









