Lingga, Potretnusantara.id – Dalam rangka menyambut tahun baru 2025, Polres Lingga menggelar kegiatan doa bersama dalam bingkai acara syukuran bersama masyarakat Kabupaten Lingga.
Kegiatan digelar di halaman Tribrata Polres Lingga, Dabo Singkep, yang dihadiri Bupati Lingga dan berapa OPD Istansi vertikal camat lurah, tokoh masyarakat tokoh agama, kepala desa dan ribuan masyarakat kabupaten lingga Senin (30/12/2024) malam.
Polres lingga dalam kegiatan ini, menghadirkan tradisi khas Melayu, yaitu Talam Sehidang, dengan jumlah 220 talam untuk menjamu para peserta doa bersama yang memenuhi halaman Tribrata Polres Lingga,
“Talam Sehidang adalah tradisi masyarakat Melayu Kabupaten Lingga dalam menyajikan makanan, di mana satu talam dapat dinikmati oleh lima orang secara bersama-sama, melambangkan kebersamaan dan kekeluargaan,” kata m Kapolres Lingga, AKBP April Fajar Hermanto.
Ia juga menyebut bahwa acara ini digelar dalam rangka menutup tahun 2024 sekaligus menyambut tahun baru 2025 dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.
“Malam ini, kita patut bersyukur atas semua karunia dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami dari Polres Lingga juga memohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat selama ini. Harapan kami, Kabupaten Lingga dapat terus mendapatkan rahmat luar biasa dari Allah SWT di tahun 2025. Mari kita bersama-sama berdoa untuk kebaikan Lingga ke depannya,” ujarnya.
Kapolres Lingga, AKBP April Fajar turut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, kegiatan ini tidak hanya sebagai wujud rasa syukur tetapi juga sebagai upaya mempererat silaturahmi antara Polres Lingga dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Lingga Muhammad Nizar yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Kapolres Lingga, bahkan kegiatan yang sama juga pernah diadakan di Daik Lingga tepatnya di Halaman Kantor Bupati, yang juga Kapolres Lingga ikut andil dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat luar biasa, mencerminkan warisan budaya tak benda yang harus kita lestarikan. Konsep doa bersama dengan ratusan talam sehidang ini sebelumnya juga kita lakukan saat perayaan Hari Jadi Kabupaten Lingga di Daik. Sekarang diadakan lagi di Dabo Singkep untuk memperkenalkan tradisi. Ini adalah momen berharga untuk mempererat persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Lingga yang lebih maju,” ungkap Bupati.
Dari pantauan awak media ini masyarakat terlihat menikmati suasana penuh kehangatan sembari menyantap hidangan Talam Sehidang. Kegiatan doa dan syukuran ini menjadi bukti nyata bagaimana Polres Lingga terus berperan sebagai penjaga harmoni dan persatuan di Bunda Tanah Melayu.
Dengan semangat kebersamaan, acara ini tidak hanya menjadi penutup tahun yang indah, tetapi juga membuka tahun baru dengan harapan besar untuk Lingga yang lebih baik.(Tbn).
Editor : Din










