BINTAM, Potretnusantara.id-Anggota KPU Kabupaten Bintan Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Helianto, S.Pd menjadi narasumber dalam Dialog Tanjungpinang Pagi dengan dengan Tema “Pilkada dan HAM mewujudkan Pemilu yang Inklusif” di RRI Tanjungpinang. Kamis (21/11/2024).
Dialog mambahas upaya yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten Bintan untuk memfasilitasi Pemilih dari semua lintas segmen, baik Pemilih Pemula, Pemilih Perempuan, Pemilih Marginal, Pemilih keluarga dan pemilih disabilitas dengan bentuk sosialisasi yang telah dilakukan.
Dalam kesempatan ini, KPU Bintan diberikan kesempatan untuk menjelaskan bagaimana KPU melakukan fasilitasi terhadap pemilih, misalnya kaum marginal yang mungkin lebih membutuhkan.
Helianto, S.Pd dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai tahapan dan proses secara masif dalam memberikan atau menjelaskan pentingnya memberikan hak suara pada pilkada melalui sosialisasi-sosialisasi.
“Tentu kita secara masif memberikan pemahaman-pemahaman kepada pemilih, karena kita sadari adalah keberhasilan penyelenggara adalah tingkat kepedulian pemilih dalam memberikan hak pilihnya,”katanya mengawali.
Dikatakan, tujuan sosialisasi ini sangat penting dimana tujuannya adalah memberikan pemahaman-pemahaman kepada mereka khususnya Pemilih Pemula, Pemilih Perempuan, Pemilih Marginal, Pemilih keluarga dan pemilih disabilitas dengan bentuk sosialisasi yang telah dilakukan.
Dalam hal ini ada tiga komponen yang sebenarnya memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam menyukseskan pilkada yaitu Penyelenggara, peserta, pemilih
“Penyelenggara itu seperti kita KPU selanjutnya peserta adalah calon dan pemilih adalah masyarakat, semua ini dilindungi oleh Undang-undang dan memiliki hak konstisusional,”katanya.
Dikaitkan dengan partisipasi pemilih mengingat situasi perpolitikan di Bintan, KPU dituntut harus mampu menjawab jika ada problematik politik.
“Kita ketahui Bintan merupakan salah satu yang istimewa dimana pasangan calon hanya satu pasangan calon saja tentu pasti keluhan-keluhan atau hal lain yang merupakan sebuah proses demokrasi,”paparnya.
Dia menjelaskan tantangan satu pasangan calon ini adalah terkait partisipasi pemilih nantinya, dimana tahun lalu partisipasi pemilih di Kabupaten Bintan adalah 76%
“Tentu harapan kita di atas pemilihan periode tahun sebelumnya dengan harapan apa yang sudah kita lakukan selama ini misalnya seperti sosialisasi yang sudah berjalan,”katanya optimis.
Turut hadir narasumber lainnya Kabid Hak Asasi Manusia , Kanwil Kementerian Hukum dam Ham Kepulauan Riau bapak Sukiman , S.H.,M.H.
Dari data yang dihimpun, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan yaitu Roby Kurniawan-Deby Maryanti, yang diusung oleh 11 (sebelas) Partai Politik yaitu Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Gelora, PKS, Hanura, PAN, Demokrat, PSI, dan Perindo.
gabe










