KARIMUN, Potretnusantara.id-Tokoh masyarakat dan pemuda Keluarahan Pasir Panjang sepakat melakukan pemboikotan terhadap akses keluar masuk PT Karimun Granit (KG) pada hari Selasa (25/2). Aksi ini akan dilakukan bila dalam tiga hari tuntutan yang diajukan oleh masyarakat tidak direalisasikan. Hal ini disampaikan masyarakat saat pertemuan yang dimediasi oleh pihak Kecamatan Meral Barat antara masyarakat Pasir Panjang dengan pihak perusahaan PTG KG di gedung Kantor Camat Meral Barat, Jumat (21/2)
“Kita berikan waktu tiga hari, kalau memang tidak ada realisasinya maka PT tersbut kita boikot bagaimana setuju?,”teriak Boy Ketua Pemuda yang disambut setuju oleh seluruh masyarakat.
Dia menambahkan, kejadian yang ditimbulkan oleh PT KG selama ini menurutnya dampaknya kepada masyarakat sudah cukup luar biasa. Dia bersama warga lainnya meragukan pemerintah dalam memberikan izin terhadap PT KG sementara haknya untuk memenuhi dampak terhadap masyarakat tidak dijalankan dengan baik.
Boy juga mengungkapkan masalah kesehatan yang saat ini kian memburuk diwilayah tersebut. Dia menemukan banyaknya para orang tua yang mengidap penyakit TBC
“Jadi kalau saya mengambil kesimpulan tak ada guna dipertahankan KG ini pak, tutup aja. Kenapa saya bicara demikian, karena memang tidak ada mamfaatnya bagi masyarakat. Jadi kalau pemikiran kami dari seluruh pemuda se Pasir Panjang tutup aja PT KG ini, mau sibuk-sibuklah,”ungkapnya geram

Hal ini diamini oleh Syahmanan salah satu orang yang dituakan di daerah Keluarahan Pasir Panjang, menurutnya persoalan yang dihadapi masyarakat terkait dampak pekerjaan PT Karimun Granit sangatlah kompleks, dimana selama ini warga menjadi korban dari janji-janji kesepakan palsu pihak perusahaan.
“Kalau masalah debu ini kita (masyarakat) sudah hari-hari makan debu pak. Tetapi pas yang hari Kamis itu memang getaran dan debunya itu cukup luar biasa tebalnya. Jadi memang kami mengaharapkan, sebelum ada penyelesaian baiknya PT KG dihentikan dulu peledakannya,”papar Syahmanan di Gedung Kantor Camat Meral Barat, Jumat (21/2).
red











Discussion about this post