KARIMUN, Potretnusantara.id-Bunga Silat adalah sebuah atraksi kehormatan yang umumnya dipamerkan untuk menyambut tamu-tamu besar yang datang ke negeri Bunda tanah Melayu, atau untuk menyambut pengantin laki-laki menuju ke pelaminan. Tradisi yang digelar oleh masyarakat Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau di dalam upacara upacara resmi.
Pencak silat merupakan sebuah ilmu bela diri yang digunakan oleh setiap orang yang memahaminya untuk mempertahankan diri. Sedangkan bunga silat, dapat juga disimpulkan sebagai gerakan-gerakan atraktif menyerupai silat yang memadukan kelenturan tangan, badan dan kaki serta dengan kuda-kuda tertentu.
“Ini tanda sambutan kehormatan pada setiap acara besar, seperti saat menyambut tamu dan juga pada acara pernikahan,”kata Aunur Rafiq, Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau dengan nomor Urut 2.
Dia menjelaskan, bunga silat ini sebenarnya memiliki beberapa macam mulai dari kuntau, sendeng dan pengian. Dalam bunga silat pengian, badan penari silat cenderung berjongkok dengan kuda-kuda yang tak tegak.
Gerakannya juga tidak menendang kaki atau berjingkrak, karena hal itu merupakan pantangan. Silat Bunga Kuntau adalah sejenis ilmu pertempuran Melayu tua di mana kesemua gerakan jurus dan buah pukulan kuntau bersifat norma pergerakan dan perlakuan manusia sekaligus tiada konsep bunga tari mahupun bunga sembah di dalam kuntau.
Gerak silat sendeng menggunakan langkah empat, yang dapat dipecahkan menjadi sembilan jurus. Antara lain, jurus pertama, berdiri seperti ‘alif’. Jurus kedua, terletak pada kata bismilah yang berarti niat dengan makrifat. Jurus ketiga dan keempat adalah lam alif, yang dipahami sebagai langkah lam alif beserta hakekat. Langkah empat dipecahkan lagi menjadi empat jurus.
Silat pangean adalah satu seni bela diri yang juga bisa digunakan untuk pertunjukan hiburan atau sebagai seni tradisi. Jika ada pesta besar, pesta perkawinan atau tamu besar, silat ini boleh dipertontonkan. Tentu khusus silat pangean yang di laman, bukan di rumah dan tidak menggunakan pedang atau perisai. Semakin lama, silat ini juga semakin berkembang, seperti dimainkan secara beramai dan berpasang-pasangan.
“Jadi banyak ragamnya,”tambahnya saat menyaksikan persembangan bunga silat saat menyambut Kaesang, Ketua Partai PSI di Karimun. Senin (7/10).
Kaesang pangarep terlihat sangat menikmati dan menghormati acara penyambutannya dengan persembahan bunga silat.
“Terima kasih atas kebersamaan ini, saya merasa sangat terharu dan bangga,”katanya yang lansung dikerumuni para kaum ibu-ibu.
Dari informasi yang dihimpun, kehadiran Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep untuk menghadiri acara kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pasangan Calon Rudi-Rafiq di Karimun.
ery









