Karimun, Potretnusantara.id – Payung Madinah Hall B Coastal Area patah lagi setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Rabu, (14/08/2024) sekira pukul 11.15 WIB.
Akibat peristiwa itu, dua (2) orang anggota pasukan 45 dari TNI AD yang mengikuti rangkaian kegiatan gladi kotor detik-detik upacara HUT ke- 79 RI di Coastal Area menjadi korban.
“Dua orang korban adalah anggota pasukan 45 dari TNI AD yaitu Koptu Suheri mengalami luka robek di kepala dan Praka Wahyu Deni terkena besi payung pada bagian pinggang,” kata Sekretaris Badan Kesbangpol Karimun Ariwibowo Hadibroto kepada awak media potretnusantara.id.
Ariwibowo menyebutkan, selesai melaksanakan gladi kotor penurunan bendera, seluruh anggota Paskibraka dibubarkan oleh pelatihnya. Kemudian anggota yang baru saja dibubarkan duduk sambil beristirahat dibawah payung Madinah tersebut.
“Pada saat itu hujan deras disertai angin kencang. Lalu, secara tiba-tiba payung itu patah dan mengenai dua anggota pasukan 45,” jelasnya.
Pasca kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Balai Karimun untuk mendapat penanganan medis.
“Koptu Suheri yang mengalami luka robek di kepala dipastikan tidak bisa ikut berpartisipasi pada hari-H dan dicarikan pengganti,” ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, peristiwa patahnya payung Madinah di Hall B Coastal Area juga terjadi pada 7 Agustus 2024 lalu. (Ery).
Editor : Din










