Karimun, Potretnusantara.id – Dalam sehari, dua warga Kabupaten Karimun tewas gantung diri. Keduanya tewas di lokasi berbeda dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon dan tali tambang.
Tak heran, kasus tersebut membuat warga Karimun gempar. Polisi pun turun ke kedua lokasi untuk penyelidikan dan membantu evakuasi.
Korban pertama bernama Ratih Mahar Lawaty Rambey (30) warga RT 003 RW 001 Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun. Ibu dua orang anak ini ditemukan tewas tergantung didalam kamar rumahnya.
“Jasad korban pertama kali ditemukan oleh salah satu tetangganya sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu suaminya (Ahmadi) sedang bekerja, orang tua dan anak-anaknya sedang tidak berada di rumah,” ujar Mansur, Ketua RT 003 Teluk Air, pada Rabu (3/07/2024).
Mansur mengaku selama ini hubungan korban dengan tetangga sangat baik serta tidak pernah terlibat masalah dengan keluarganya.
“Untuk penyebabnya saya juga belum tahu. Korban sangat baik dan santun, dengan tetangganya juga baik,” ucapnya.
Di waktu hampir bersamaan, kasus gantung diri juga terjadi di RT 001 RW 002 Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. Korbannya seorang laki-laki bernama Ahmad usia 42 tahun.
Jasad korban ditemukan tewas tergantung di dalam rumah oleh adiknya sekitar pukul 15.00 WIB.
“Untuk penyebab korban nekat gantung diri juga belum diketahui,” kata salah seorang warga setempat, Johari.
Sementara Kasat Reskrim Polres Karimun AKP M. Debby Tri Andrestian, yang baru saja dilantik membenarkan kejadian tersebut. Namun ia belum menjelaskan penyebab gantung diri yang menewaskan dua warga Kabupaten Karimun di dua lokasi berbeda itu.
“Masih didalami, tim kita masih bekerja untuk melakukan penyelidikan”. Singkat Kasat Reskrim polres Karimun. (Ery).
Editor : Din










