KARIMUN, Potretnusantara.id-Bupati Karimun, Aunur Rafiq meninjau secara langsung persiapan dan kesiapan Dinas Kesehatan Pelabuhan kepada penumpang yang masuk ke Karimun di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun, Minggu (26/1). Bupati mengatakan dengan beredarnya pemberitaan dimana ada diberitakan 19 daerah yang berisiko tinggi sebagai pintu keluar masuknya virus-virus dari luar negeri termasuk salah satunya Kabupaten Karimun.
“Oleh karena itu, Pemerintah Daerah meninjau langsung kesiapan pihak Kesehatan Pelabuhan terkait persiapan peralatan sebagai alat deteksi dan pemeriksaan awal kepada seluruh wisatawan maupun masyarakat yang masuk ke daerah kita ini,”Kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq didampingi Dinas Kesehatan Pelabuhan.
Rafiq mengatakan Thermal Scanner saat ini telah terpasang dipelabuhan Internasional, dimana seluruh penumpang yang berasall dari luar negeri langsung dilakukan pemeriksaan khsususnya dari negara-negara yang berisoko tinggi seperti singapura dan malaisya.
“Kita harapkan kepada masyarakat tidak terlalu panik menghadapi permasalahan tersebut, sebab pemerintah daerah bekerja sama dengan dinas kesehatan pelabuhan telah melakukan langkah awal untuk mendeteksi dalam menanggulangi masuknya virus berbahaya tersebut,”katanya
Dia menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas-aktifitas untuk berkunjung kedaerah-daerah yang berisiko tinggi namun jika memang harus terpaksa, Bupati menyarankan agar tetap melakukan safty dengan selalu menggunakan masker.
“Mudah-mudahan di Kabupaten Karimun persoalan ini tidak ada, karena kita ketahui Malasiya maupun Singapura sudah ada kejadian, marilah kita berdoa agar Karimun dijauhkan dari virus yang membahayakan ini,”pesannya
Bupati juga memerintahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun untuk melakukan rapat koordinasi untuk melakukan dan mengambil langkah-langkah serta mempersipakan rumah sakit HM Sani dan rumah sakit rujukan untuk melakukan persiapan dan antisipasi
Ditempat yang sama Novi hendra dari Dinas Kesehatan Pelabuhan mengatakan terus berusaha melakukan kewaspadaan, salah satunya dengan cara memasang alat Thermal Scanner pada pelabuhan Internasional.
Langkah ini menurutnya merupakan tindakan awal untuk melakukan deteksi kepada seluruh penumpang yang masuk ke wilayah Karimun. Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak merasa panik, namun perlu ada kewaspadaan dengan tidak melakukan kunjungan ke daerah terjangkit.
“Jika ada menemukan atau mengalami mual-mual, panas yang tinggi segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter atau puskesmas terdekat untuk memeriksa agar mendapat perawatan,”katanya
Dia juga menghibau kepada seluruh anggotanya yang bertugas untuk tetap waspada dan selalu menggunakan masker serta alat khusus lainya agar terhindar dari virus yang saat ini menjadi persoalan serius bagi dunia kesehatan.
“Marilah bersama-sama menjaga diri sendiri dan selalu melakukan pengecekan kesehatan sehingga rasa was-was yang kita miliki tidak terjadi,”pesannya Novi.
edoreynaldi










Discussion about this post