Lingga, Potretnusantara.id – Muncul nama pemain muda seorang pemuda asal Kabupaten Lingga, Muhammad Ramadhan Sananta, yang melambungkan namanya sebagai striker timnas Sepak Bola Indonesia, tentunya tidak saja telah melahirkan striker lokal handalan baru nasional tetapi juga telah ikut mengharumkan nama Kabupaten dan Provinsi dimana Sananta dilahirkan.
Tokoh Masyarakat Kabupaten Lingga, Muhammad Ishak mengatakan, ditambah lagi setiap kali sang striker tesebut berhasil mempersembahkan golnya sang komentator acap kali mengelu-elukan lengkap dengan nama daerah asalnya, walaupun kadang selalu keliru menyebut nama Provinsi, seringkali menyebut Riau dan bukannya Kepulauan Riau.
“Karena itu kehadiran Sananta dikancah sepak bola nasional telah ikut mengenalkan lebih luas nama Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepri, yang sebelumya barangkali mungkin banyak masyarakat lndonesia yang belum tahu,” kata Muhammad Ishak yang merupakan mantan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga ini, Senin (8/5/2023).
Pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Kabupaten Lingga ini menjelaskan, menjelmanya nama Muhamad Ramadhan Sananta sebagai salah satu striker handalan nasional saat ini, telah memecahkan kebuntuan para coach untuk mencari striker nasional asli orang Indonesia.
Ishak menambahkan, kehadirannya cukup fenomenal, karena perkembangannya tidak melalui tahapan umur seperti U 16, 17 Nasional dan seterusnya, karena itu semuanya dan terutama Pemerintah Kabupaten Lingga dan Pemerintah Provinsi Kepri, harus mensyukuri sekaligus bangga dengan kehadiran Sananta di kancah pesepakbolaan nasional.
“Apalagi sepengatahuan saya sejak Indonesia merdeka, mungkin baru saat ini, ada anak jati diri orang melayu di Kepri atau mungkin juga di Riau dapat bermain di Timnas untuk itu, kehadiran Sananta telah menjadi orang pertama dalam catatan sejarah bagi dunia olahraga sepak bola di Kepri,” terang Ishak.
Ishak juga mengatakan, semua tau untuk masuk di Timnas bukan perkara mudah apalagi menjadi striker, karena itu secara pribadi kalau boleh menyarankan kepada Pemkab Lingga maupun Pemprov Kepri, sudah sewajarnya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Sananta atas kerja keras, jerih payah dan prestasinya, yang sangat luar biasa tidak saja telah mengharumkan nama indonesia dan klubnya, tetapi juga nama provinsi dan kabupaten dimana sananta lahir dan dibesarkan.
“Memberikan apresiasi dan penghargaan seperti daerah-daerah lain lakukan terhadap masyarakatnya yang berprestasi, penting sekali dilakukan karena tidak saja menghargai atas kerja keras dan prestasi yang dicapai, tetapi juga untuk memotivasi, supaya akan lebih banyak lagi lahir Sananta-sannta baru di negeri Bunda Tanah Melayu”. ujarnya. (Resky/tbn).
Editor : RD










